Kumparan Logo

Cerita Victor yang Takut Gebetannya Kena Corona Akibat Belum Work From Home

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah penumpang menunggu kereta di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (12/3). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah penumpang menunggu kereta di Stasiun Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (12/3). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Penyebaran virus corona yang makin meluas di dalam negeri, membuat perusahaan dan instansi pemerintahan meminta pegawainya untuk bekerja dari rumah atau kerja dirumahaja. Tujuannya supaya penyebaran virus corona dapat ditekan.

Namun demikian, belum semua perusahaan membuat kebijakan bekerja dari rumah. Misalnya saja perusahaan tempat Victor Angliawan bekerja di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Victor mengaku sebenarnya tak keberatan jika masih diminta bekerja di kantor. Sebab dirinya mengendarai sepeda motor yang membuat tak banyak berinteraksi dengan kerumunan orang.

Akan tetapi, Ia khawatir dengan masyarakat yang menggunakan transportasi umum untuk berangkat ke kantor, termasuk perempuan yang dia sukai.

“Aku sebenarnya oke-oke saja, sebab aku naik motor. Setidaknya dengan kendaraan pribadi, aku tidak terlalu banyak kontak dengan benda atau orang banyak. Tapi perempuan yang sedang Aku suka, hari ini tetap ngantor dengan naik KRL,” ucap Victor melalui cerita yang dikirimkan kepada kumparan, Senin (16/3).

Suasana antrean pengecekan suhu tubuh penumpang KRL di stasiun Bogor. Foto: Dok. Istimewa

Dia pun mengungkapkan, gebetannya itu berangkat ke kantor menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL). Berdasarkan informasi yang ia ketahui, pengawasan petugas terhadap penumpang KRL begitu minim.

“Sejujurnya saya sangat khawatir, sebab di KRL sangat minim seleksinya terhadap penumpang yang sakit, tidak ada pengukuran suhu yang memadai, dan lain-lain,” bebernya.

Victor mengaku sebenarnya sudah mengajak gebetannya itu untuk berangkat kerja dengan menumpang sepeda motor yang Ia bawa. Namun sial karena terlambat 5 menit saat menjemput, akhirnya perempuan yang Ia suka itu berangkat menggunakan KRL.

“Kini aku hanya bisa berdoa, untuk keluargaku, untuk dia, untuk teman-teman, dan untuk kita semua supaya diberikan perlindungan dari Tuhan semesta alam, agar dapat menghadapi masalah ini dengan hati tenang dan dapat saling menopang,” pungkas Victor.