Kumparan Logo

Danantara Bakal Masuk ke Proyek Etanol Bertahap hingga 3 Tahun

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria di Jakarta, Jumat (2/10). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria di Jakarta, Jumat (2/10). Foto: Muhammad Fhandra/kumparan

Danantara bakal masuk ke investasi pengembangan etanol untuk mendorong ketahanan dan swasembada energi.

Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria, mengatakan pengembangan etanol dilakukan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan bensin dalam negeri.

Saat ini, pemerintah telah menjalankan program B50 yang membuat RI tidak lagi mengimpor solar.

"Salah satunya tadi dalam langkah kita melakukan ketahanan energi, swasembada energi khususnya untuk, kan, kita solar sudah selesai, ya. Dengan B50, sehingga kita sudah tidak lagi impor solar," kata Dony kepada wartawan di Jakarta, Jumat (2/10).

Menurut Dony, strategi serupa bakal didorong untuk kebutuhan bensin. Dony menyebut sejumlah negara telah menerapkan campuran etanol hingga E50. Sementara itu, Indonesia akan memulainya secara bertahap dengan target awal E20.

kumparan post embed

"Kita juga dalam rangka untuk menjadikan negara kita berswasembada energi, kita juga mulai untuk memikirkan mulai dari E20 dulu nantinya," lanjut Dony.

Dony menjelaskan bahan baku utama etanol berasal dari molase atau tetes tebu. Karena itu, pemerintah akan mendorong penanaman tebu untuk mendukung ketersediaan bahan baku industri etanol.

Selain menanam tebu, Danantara juga bakal masuk dalam pembangunan pabrik etanol. Investasi akan dilakukan secara bertahap.

"Iya termasuk membangun pabrik etanol, menanam kemudian membangun pabrik etanol juga. Kita harapkan nanti pemerintah akan berharap dalam 3 tahun ke depan sudah selesai sebuah investasi yang kita lakukan," kata Dony.