Dari Bikin Kroket sampai Jadi YouTuber: Ragam Pelatihan Kartu Prakerja
·waktu baca 3 menit

Meski peluncuran Kartu Prakerja memancing keriuhan, dari kontroversi seorang stafsus milenial istana cum pendiri salah satu platform mitra prakerja sampai caci maki netizen yang bilang materi pelatihannya mirip konten gratis di YouTube, nyatanya program itu tetap menarik bagi jutaan pelamar.
Pada gelombang pertama pendaftaran Kartu Prakerja, tercatat 3,7 juta pelamar. Dari jutaan pelamar itu, pemerintah meloloskan sekitar 168 ribu pelamar. Kini pemerintah tengah melakukan seleksi gelombang kedua yang jumlah pendaftarnya mencapai 7,65 juta orang—dua kali lipat dari gelombang pertama.
Pelatihan-pelatihan yang ditawarkan Kartu Prakerja disediakan oleh mitra prakerja, yakni Tokopedia, Ruangguru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Pijar Mahir, Sekolahmu, serta Sistem Informasi Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan.
Sebetulnya, apa saja sih materi pelatihan di Kartu Prakerja yang membuatnya diserbu banyak pendaftar? Berikut deretan contohnya:
1. Belajar Membuat Kroket Ayam Keju
Biaya pelatihan: Rp 400 ribu
Materi pelatihan membuat kroket ini dijajakan oleh platform Mau Belajar Apa. Peserta akan disajikan teknik membuat kroket ayam keju melalui video, serta diskusi bersama chef pengajar.
Program ini tak hanya berisi materi pengajaran teknik pembuatan kroket, tetapi juga pengetahuan dasar bisnis kue.
2. Percakapan Bahasa Inggris Dasar dengan Konsumen buat Pengemudi Ojol
Biaya pelatihan: Rp 125 ribu
Materi ini bisa ditemukan di platform Skill Academy milik Ruangguru. Progam pelatihan meliputi pengajaran Bahasa Inggris untuk percakapan sehari-hari seperti penggunaan kalimat ekspresi dalam Bahasa Inggris.
3. Pelatihan Barista Kopi
Biaya pelatihan: Rp 500 ribu
Pelatihan Barista Kopi disediakan oleh platform Sekolahmu. Selain mengenal teknik peracikan kopi, peserta akan mendapat pengetahuan soal biji kopi dan potensi bisnis kopi di masa depan.
Materi pengajaran disajikan dalam bentuk video, e-book, dan diskusi. Ada juga kuis untuk menguji pemahaman peserta.
4. Teknik Menjahit Masker Kain
Biaya pelatihan: Rp 600 ribu
Di masa wabah corona ini, pemerintah mengimbau agar warga menggunakan masker kain untuk keluar rumah. Maka, bagi mereka yang melihat imbauan itu sebagai harapan akan sumber pendapatan di masa pandemi, platform Pintaria menyajikan pelatihan ini.
Di sini, peserta akan diajarkan membuat masker kain yang tepat untuk kemudian digunakan dan dijual.
5. Rahasia Laris Berjualan di Instagram
Biaya pelatihan: Rp 335 ribu
Ketika seseorang berencana memulai bisnis secara online, ratusan bahkan ribuan bakal berebut pasar dengannya. Maklum, ini memang era bisnis online. Banyak orang berdagang via internet. Lalu, bagaimana supaya bisa stand out di tengah persaingan?
Untuk itulah pelatihan Rahasia Laris Berjualan di Instagram yang digelar Bukalapak ini dibikin. Pada pelatihan ini, peserta akan belajar mengoptimalisasi konten dan profil usaha, juga meningkatkan engagement terhadap konsumen.
6. Pelatihan Menulis Cerita Perjalanan
Biaya pelatihan: Rp 150 ribu
Pelatihan ini mungkin cocok untuk mereka yang senang jalan-jalan. Sebab, pengalaman itu bisa dibisniskan bila traveler punya kemampuan menulis apik. Itulah kira-kira kelas yang dijajakan Tokopedia ini.
Pada program ini, peserta bakal diajar oleh eks wartawan Tempo. Jadi, peserta bisa mengoptimalisasi hobi jalan-jalannya untuk sekaligus meraup penghasilan.
7. Pelatihan Jadi Youtuber
Biaya Pelatihan: Rp 335 ribu
Pelatihan yang dijajakan Bukalapak ini cocok untuk mereka yang ingin membuat konten video YouTube dengan jutaan viewer. Materinya meliputi teknik positioning di Youtube, personal branding, sampai menguliti konten yang sudah terkenal sebagai sarana belajar.
Jadi, dari penggalan deretan pelatihan di atas, apakah Anda berminat?
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
