Kumparan Logo

Daur Ulang, Coca-Cola 'Recycle Me' Usung Keberlanjutan dan Pemberdayaan Sosial

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Program Recycle Me dari Coca-Cola yang berkolaborasi dengan Grab. Foto: dok. Coca-Cola
zoom-in-whitePerbesar
Program Recycle Me dari Coca-Cola yang berkolaborasi dengan Grab. Foto: dok. Coca-Cola

Coca-Cola Indonesia kembali meluncurkan ‘Recycle Me’, inisiatif yang sudah memasuki tahun kelimanya.

Program daur ulang botol plastik PET ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi kemasan plastik bekas pakai, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat Indonesia.

Kali ini, ‘Recycle Me’ hadir dengan sejumlah inovasi yang melibatkan kolaborasi lintas sektor serta memberikan penghargaan langsung kepada konsumen yang berpartisipasi.

Penyerahan botol bekas. Foto: dok. Coca-Cola

Bersama mitra-mitranya, termasuk Grab, Amandina Bumi Nusantara, serta Yayasan Mahija Parahita Nusantara dan BenihBaik.com, Coca-Cola memfasilitasi konsumen untuk menukarkan botol bekas dengan saldo OVO.

Untuk setiap botol plastik PET yang dikumpulkan, Coca-Cola Indonesia akan menyumbangkan Rp 1 ribu yang disalurkan melalui BenihBaik.com untuk mendukung pahlawan daur ulang.

Program ini berlaku di wilayah Jabotabek, Bandung, Semarang, dan Bali, dengan periode yang berlangsung dari 27 November 2025 hingga 27 Februari 2026.

Sebanyak 23.000 peserta pertama yang berpartisipasi juga mendapatkan subsidi biaya kirim melalui GrabExpress untuk mengirimkan botol bekas mereka ke pusat pengumpulan, mempermudah akses bagi masyarakat yang ingin berkontribusi pada program ini.

Kolaborasi untuk Mengatasi Masalah Kemasan Plastik

‘Recycle Me’ tidak hanya daur ulang, tetapi juga menghadirkan kemudahan end-to-end. Melalui integrasi Grab Indonesia sebagai mitra logistik, pengguna cukup mengakses website dan melanjutkan pengiriman via GrabExpress agar botol bekas terkirim ke pusat pengumpulan.

Hasil pengolahan botol plastik. Foto: dok. Coca-Cola

Senior Director of Public Affairs Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, menjelaskan, ‘Recycle Me’ menunjukkan komitmen Coca-Cola dalam mengurangi limbah kemasan.

“Botol yang terkumpul diproses menjadi rPET, yang kemudian digunakan untuk membuat botol baru, mendukung ekonomi sirkular di Indonesia,” jelasnya.

Flakes, hasil pengolahan botol plastik. Foto: dok. Coca-Cola

‘Recycle Me’ Coca-Cola menjadi contoh nyata bahwa keberlanjutan dan pemberdayaan sosial dapat berjalan seiring. Coca-Cola Indonesia tidak hanya berfokus pada pengurangan kemasan plastik bekas pakai, tetapi juga memberi kontribusi positif terhadap kehidupan sosial masyarakat melalui pendidikan, pelatihan, dan insentif yang langsung dirasakan oleh konsumen dan pekerja informal.

Sebagai bagian dari komitmen untuk mengurangi limbah plastik, ‘Recycle Me’ terus menginspirasi banyak pihak untuk mengambil bagian dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia.

Di tahun kelima ini, mereka pun menegaskan bahwa perubahan besar berangkat dari satu langkah kecil yang dilakukan secara konsisten untuk mengedukasi dan mendorong kolaborasi lintas sektor dan masyarakat.