Deal dengan GoTo, TikTok Investasi Rp 23,4 T Masuk E-Commerce Lewat Tokopedia
ยทwaktu baca 2 menit

TikTok akhirnya menyepakati kerja sama strategis dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) untuk masuk ke platform e-commerce, dengan menggandeng Tokopedia. Dalam kesepakatan tersebut, TikTok juga menyatakan komitmennya untuk berinvestasi sebesar USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 23,4 triliun di PT Tokopedia.
"PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), ekosistem digital terbesar Indonesia, dan TikTok, platform entertainment global terdepan, pada hari ini mengumumkan kemitraan strategis untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dengan fokus pada pemberdayaan serta perluasan pasar bagi pelaku UMKM nasional," demikian pernyataan resmi GoTo yang diterima kumparan, Senin (11/12).
Melalui kerja sama ini, TikTok akan memiliki pengendalian atas PT Tokopedia. Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia akan dioperasikan dan dikelola oleh PT Tokopedia.
-Pernyataan Resmi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk-
TikTok selanjutnya akan menginvestasikan lebih dari USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 23,4 triliun, sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia. Dampaknya, kepemilikan GoTo di Tokopedia terdilusi dari semula 99,99 persen, berkurang jadi 24,99 persen. Sisanya sekitar 75,01 persen dimiliki oleh TikTok.
Investasi TikTok di Tokopedia itu sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia, tanpa dilusi lebih lanjut pada kepemilikan GoTo di Tokopedia.
Manajemen GoTo mengharapkan transaksi tersebut dapat diselesaikan selesai pada kuartal pertama tahun 2024. Kesepakatan ini sejalan dengan langkah Grup GoTo untuk memperkuat posisi keuangan serta strategi Perseroan untuk memperluas cakupan pasar (total addressable market).
Untuk memastikan keberlanjutan langkah PT Tokopedia dalam mendorong perkembangan ekonomi digital nasional, akan dibentuk komite untuk memfasilitasi transisi dan integrasi yang diketuai oleh Patrick Walujo, dengan dukungan dari perwakilan PT Tokopedia dan TikTok.
Selanjutnya kesepakatan ini akan diimplementasikan melalui uji coba dalam masa promo e-commerce, memanfaatkan momentum Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2023. "Uji coba dilaksanakan dengan konsultasi dan pengawasan dari kementerian serta lembaga terkait," ujar manajemen GoTo.
