Kumparan Logo

Diberi Pilihan Punya Klub Bola atau Jadi Presiden, Ini Jawaban Erick Thohir

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Berbisnis di bidang olah raga termasuk memiliki klub sepak bola, pernah dilakoni Erick Thohir sebelum menjadi Menteri BUMN seperti saat ini. Di tengah kiprahnya sebagai pembantu Presiden Jokowi di kabinet, nama Erick Thohir juga ramai dikabarkan sebagai salah satu kandidat potensial di Pemilu Presiden atau Pilpres 2024.

Hal ini pun ditanyakan Deddy Corbuzier saat wawancara khusus dengan Erick Thohir yang tayang di akun Youtube. "Next, punya klub bola lagi terus bisa nonton bola atau jadi presiden?" tanya Deddy kepada Erick Thohir, dikutip kumparan Rabu (2/6).

Tak serta-merta menjawab, mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019 lalu itu pun memberi penjelasan diplomatis.

"Kalau menurut saya, hari ini semua lagi susah. Pandemi masih terjadi, ekonomi masih minus lho. Kita mikir yang simpel-simpel aja, kita kerjain yang ada dulu ya," ujarnya.

Ketua Umum TKN, Erick Thohir, dalam acara syukuran kemenangan Jokowi di The Pallas, SCBD, Minggu (21/4). Foto: Muhamad Darisman/kumparan

Dia menjelaskan, keadaan yang serba susah tersebut, membuat tugas yang diembannya saat ini sangat berat. Sehingga menurut Erick Thohir, tidak mungkin dia keluar dari fokus pekerjaan sebagai menteri yang merupakan pembantu presiden.

"Kenapa? Kita tidak mungkin pada saat ini, apalagi dengan tugas yang sangat berat, tidak mungkin kita out of focus," ujar Erick Thohir.

kumparan post embed

Tapi Erick Thohir mengakui godaan tersebut memang ada, yakni untuk memiliki klub bola. Pemilik Mahaka Group ini, memang pernah memiliki sejumlah klub sepak bola. Seperti Inter Milan, DC United, serta klub-klub bola nasional seperti Persib Bandung dan Persis Solo.

Sayangnya, posisi saat ini sebagai pembantu Presiden Jokowi, membuatnya tak mungkin berkiprah di bisnis olah raga dan entertainment seperti dulu.

"Godaan ada. Inter Milan kemarin menang. Godaan ada tuh, kita beli lagi ya. Apalagi Conte-nya baru dipecat. Tapi ya enggak mungkin, dengan amanah yang diberikan Presiden Jokowi. Kita ini pembantu lho. Jangan hanya siap diangkat, tapi musti siap dicopot ya kan?" ujar Erick Thohir memberi penjelasan.