Digitalisasi Sektor Pertanian Bisa Tingkatkan Pendapatan Petani & Output Ekonomi

16 April 2022 7:23
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Petani mengoperasikan aplikasi pada telpon genggam saat menyiram tanaman hortikultura dalam metode smart farming di Desa Gobleg, Buleleng, Bali, Minggu (8/8). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petani mengoperasikan aplikasi pada telpon genggam saat menyiram tanaman hortikultura dalam metode smart farming di Desa Gobleg, Buleleng, Bali, Minggu (8/8). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Digitalisasi sektor pertanian dinilai perlu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan petani hingga menambah output ekonomi Indonesia. Apalagi, pertanian memiliki peran krusial dalam menunjang perekonomian dan ketahanan pangan negara, di mana sektor ini menyumbang 14 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan, mempekerjakan sepertiga dari total angkatan kerja di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Menurut laporan McKinsey tahun 2020, pemanfaatan teknologi digital dalam sektor pertanian di Indonesia bisa membawa dampak positif bagi para petani dan meningkatkan output ekonomi hingga USD 6,6 miliar per tahun.
Dari riset Mercy Corps dan Rabo Foundation, solusi digital yang akan berperan penting dalam modernisasi industri pertanian di Indonesia adalah rantai pasok dan manajemen data, pembukaan akses pasar, layanan keuangan digital, informasi, dan pertanian presisi.
Salah satu B2B platform rantai pasok, e-commerce, dan jaringan distribusi untuk agribisnis dan jual-beli komoditas, Gokomodo, membuka akses seluas-luasnya agar masyarakat bisa mendapatkan produk agrikultur berkualitas, dengan kemudahan akses dan harga kompetitif. Gokomodo memiliki tiga unit bisnis utama, yakni platform pengadaan digital (e-procurement), agricommerce (e-commerce khusus untuk produk pertanian/agrikultur), dan hub sebagai jaringan distribusi.
ADVERTISEMENT
Saat ini, sistem platform e-procurement Gokomodo terus berkembang dan memiliki lebih dari 2.000 seller dan puluhan buyer, terutama untuk produk kelapa sawit. Ekosistemnya telah dipercaya oleh para pemain besar di sektor tersebut, seperti Sampoerna Agro, First Resources Ltd, Bumitama Gunajaya Agro Ltd, dan Global Palm Resources.
“Kami di Gokomodo berkomitmen untuk modernisasi sektor pertanian dengan menyediakan solusi digital hulu ke hilir dan merangkul seluruh stakeholders, baik dari perusahaan perkebunan, KUD, dan toko tani, untuk bersama-sama menciptakan ekosistem yang sehat dan dapat mendukung efisiensi serta transparansi rantai pasok," ujar CEO dan Co-founder Gokomodo Samuel Tirtasaputra dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/4).
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Dia berharap, modernisasi sistem pertanian konvensional akan membawa dampak positif dan bisa meningkatkan kesejahteraan para petani. "Sebab sampai saat ini pendapatan di sektor agraris masih berada di peringkat terbawah, rata-rata kurang dari Rp 2 juta per bulan, padahal perannya sangat vital menunjang perekonomian negara,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
Gokomodo juga telah meresmikan peluncuran Gokomodo Hub pertamanya, di Koperasi Unit Desa (KUD) Surya Adi, Kecamatan Mesuji, Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran Hub berfungsi sebagai perpanjangan bisnis dari platform agricommerce Gokomodo, yang memungkinkan KUD dan Toko Tani untuk memesan produk agrikultur secara online melalui gokomodo.com.
Produk agrikultur berkualitas tersebut kemudian akan dikirim dari gudang dan bisa diambil di gokomodo Hub yang akan tersebar di berbagai penjuru di Indonesia. Perusahaan ini juga menyediakan layanan logistik, agar proses pengiriman produk dapat dilakukan dengan aman dan terpercaya dengan adanya sistem lacak status pengiriman serta laporan digital secara langsung.
“Untuk hub perdana, kami sengaja memilih wilayah Sumatera Selatan karena kerja sama strategis yang telah terjalin dengan pelaku industri setempat, luasan perkebunan, hingga besarnya peluang penetrasi pasar di wilayah ini. Ke depannya, kami berencana membuka hub-hub lain di wilayah lain untuk memperluas akses industri akan produk agrikultur berkualitas tinggi,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
***
Ikuti giveaway kumparanBISNIS dan dapatkan hadiah saldo digital total Rp 1,5 Juta, klik di sini. Kegiatan giveaway ini terbatas waktunya, ayo segera gabung!