Kumparan Logo

Dirut BSI Pastikan Layanan Mobile Banking hingga ATM di Aceh Sudah Normal

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ATM BSI. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ATM BSI. Foto: Shutterstock

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan layanan sudah mulai kembali normal pada hari Kamis (11/5). Layanan ATM BSI hingga BSI Mobile eror sejak hari Senin (8/5) diduga karena serangan siber.

Gangguan layanan di BSI menghambat pembelian BBM dan LPG ke Pertamina di Aceh. Direktur Utama BSI Hery Gunardi memastikan layanan sudah aktif mulai hari ini.

Aceh itu seperti itu hari ini semua channel kita aktif dan kembali normal. Nasabah bisa datang ke cabang untuk transaksi, ambil uang tunai ke ATM, dan jika transaksi mulai mobile banking juga bisa dilakukan,” kata Hery dalam konferensi pers di Wisma Mandiri I, Kamis (11/5).

Menurut Hery, layanan yang genting dibutuhkan masyarakat adalah ATM karena pola masyarakat di sana senang mengambil uang tunai. Saat awal merger tahun 2021, sekitar 700 ATM di Aceh diganti karena BSI ingin melayani nasabah Aceh yang lebih senang transaksi ATM dibandingkan mobile banking.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi dalam Talenta Wirausaha BSI 2023 di Gedung Smesco Indonesia, Kamis (19/1/2023). Foto: Ghinaa Rahmatika/kumparan

“Mohon doanya semoga apa yang sudah kita lakukan ini bisa berlangsung dengan baik dan masyarakat bisa menggunakan transaksi,” imbuh Hery.

Sebelumnya, Regional CEO BSI I Aceh, Wisnu Sunandar, memastikan permasalahan antara pemilik SPBU dan Pertamina saat ini sudah tertangani dengan baik.

instagram embed

“Untuk pembayaran penebusan BBM di Aceh sudah tertangani, yakni BSI menjamin transaksi tersebut dapat dibayarkan ke Pertamina. Para pengusaha SPBU juga sudah terinfo dengan baik terkait proses ini,” kata Wisnu dalam keterangan resminya kepada kumparan, Rabu (10/5).

Wisnu menegaskan, BSI dan Pertamina sepakat untuk menjamin transaksi penebusan para pemilik SPBU.