Ditopang Kenaikan Jumlah Pelanggan, Indosat Raup Pendapatan Rp 20,6 T

Operator seluler Indosat Ooredoo masih mencatatkan pertumbuhan jumlah pelanggan serta rata-rata pendapatan per pelanggan hingga kuartal III 2020. President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Abdulaziz A. A. Al-Neama, menilai hal ini menunjukkan kinerja keuangan dan operasional yang kuat dari perusahaannya.
Mengutip keterangan tertulis PT Indosat Tbk, jumlah pelanggan seluler mencapai 60,4 juta di akhir September 2020. Angka itu meningkat 2,8 persen dibandingkan periode yang sama setahun lalu.
Seiring dengan bertambahnya jumlah pelanggan seluler, rata-rata pendapatan bulanan per pelanggan (Average Revenue per User/ ARPU) juga naik jadi Rp 31,7 ribu dari setahun lalu Rp 27,8 ribu. Hal ini terutama ditopang penggunaan trafik data yang tumbuh sebesar 54,7 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Pertumbuhan jumlah pelanggan serta ARPU menunjukkan bahwa investasi jaringan, inisiatif digital, dan penawaran ke pelanggan telah memberikan hasil yang menguntungkan," kata Al Neama melalui keterangan tertulis diterima kumparan, Rabu (4/11).
Hal ini menurutnya merupakan keberhasilan strategi Indosat Ooredoo yang menawarkan jaringan lebih baik dan harga terjangkau, ketika sebagian besar operator menawarkan proposisi unlimited.
Berikut highlight keuangan yang diraih perusahaan hingga 30 September 2020:
Total pendapatan meningkat 9,2 persen dibanding tahun sebelumnya, menjadi Rp 20,6 triliun
Pendapatan seluler meningkat 12,9 persen dibanding tahun sebelumnya, menjadi Rp 17 triliun
EBITDA sebesar Rp 8,5 triliun, meningkat 17 persen dibanding tahun sebelumnya
EBITDA Margin sebesar 41,1 persen, peningkatan sebesar 2,7 bps dibanding tahun sebelumnya
