Kumparan Logo

Ditunjuk Jokowi, Danareksa Resmi Kuasai 10 BUMN Ini

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Danareksa. Foto: Dok. Danareksa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Danareksa. Foto: Dok. Danareksa

PT Danareksa (Persero) secara resmi ditunjuk pemerintah menjadi pemilik saham dari sepuluh BUMN. Penunjukan Danareksa sebagai pemilik saham dari BUMN Lintas Sektor Tahap I ini tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2022 yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 24 Januari 2022.

Seperti dikutip kumparan dari beleid tersebut, Senin (7/2), langkah itu sebagai upaya pemerintah memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha Danareksa, serta meningkatkan skala bisnis perusahaan anggota Holding Danareksa agar lebih memberikan kontribusi positif kepada Indonesia.

Adapun pengalihan seluruh saham ini berasal dari PT Nindya Karya, PT Kliring Berjangka Indonesia, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar. Selain itu, ada juga PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Balai Pustaka, PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, dan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut.

Direktur Utama PT Danareksa (Persero), Arisudono Soerono mengatakan, pembentukan Holding Danareksa bertujuan mengembangkan usaha anggota holding melalui value creation dengan transformasi model bisnis, transformasi proses bisnis, serta peningkatan kualitas SDM.

"Sebagai contoh, menjadikan kawasan industri BUMN sebagai modern, smart and green industrial estate, perubahan bisnis Balai Pustaka menjadi IP-based licensing digital company, PPA menjadi pilar restrukturisasi BUMN dan national asset management company, dan seterusnya transformasi bisnis model untuk anggota holding lain," ujarnya.

Dia melanjutkan, Holding Danareksa juga berkomitmen menciptakan nilai tambah dengan cara meningkatkan sinergi melalui kolaborasi dalam Value Chain dan Product/Service Offering, peningkatan Bargaining Position, dan Sharing Capabilities & Collaboration. Selain itu, holding akan melakukan transformasi melalui penguatan dan penyelarasan strategi, arahan bisnis dan tata kelola; optimalisasi model bisnis, dan proses bisnis.

Arisudono menjelaskan, proses pembentukan Holding Danareksa tahap kedua akan mulai dijalankan tahun ini. Dia pun berharap seluruh proses integrasi bisa berjalan sesuai rencana.

“Saat ini proses pembentukan Holding Danareksa tahap pertama telah memasuki proses akhir dengan terbitnya PP Nomor 7 Tahun 2022 ini, dengan prediksi tahap kedua akan mulai dijalankan pada tahun 2022. Harapannya, seluruh proses integrasi dapat berjalan sesuai rencana dan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan nilai tambah bagi negara sesegera mungkin,” kata dia.

Adapun pada tahap II nanti, terdapat beberapa BUMN dengan sektor beragam lainnya yang akan bergabung menjadi anggota Holding Danareksa.

Danareksa merupakan perusahaan jasa keuangan yang memiliki pengalaman lebih dari 45 tahun dalam investment banking, capital market, financial advisory, serta underwriter. Danareksa juga telah mendampingi Pemerintah serta BUMN multisektoral untuk mewujudkan berbagai proyek Strategis Nasional.

"Berdasarkan pengalaman tersebut, kami optimistis dapat menjadi perusahaan Holding yang bermanfaat bagi anggota holding dan berkontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi Indonesia,” tambahnya.