Dua Bank Ini Berikan Bayaran Tertinggi Bagi Para Bankirnya

Industri perbankan memang bergelimang uang. Tak hanya uang yang mereka kelola, namun sejumlah bank terkemuka juga diketahui mengganjar para bankirnya dengan bayaran tinggi.
Dikutip dari Reuters, dua bank terkemuka asal Amerika Serikat yakni JPMorgan dan Goldman Sachs, tercatat sebagai dua bank yang memberikan gaji dan bonus paling besar bagi para bankirnya. Kesimpulan ini diambil dari hasil survey Reuters terhadap 13 bank yang beroperasi di wilayah Inggris Raya.
Standar pendapatan bankir di kedua bank itu, bahkan mengalahkan bank lokal yakni HSBC dan Barclays. Menurut survey Reuters, rata-rata gaji bankir senior di JPMorgan dan Goldman Sachs mencapai USD 1,5 juta (Rp 20 miliar). Sementara gaji bankir senior di HSBC dan Barclays menerima bayaran di kisaran USD 1 juta (Rp 13,4 miliar).

Data yang baru dirilis akhir bulan lalu tersebut, merupakan hasil survey atas gaji bankir pada 2016. Dari 13 perbankan global yang disurvey, rata-rata pendapatan para bankir seniornya mencapai USD 1,06 juta. Angka tersebut turun jika dibandingkan survey sebelumnya pada 2013, yang sebesar USD 2 juta.
Pada 2013, Eropa memang belum memberlakukan pembatasan bonus bagi para bankirnya.
Sementara itu laporan Chartered Institute of Personalia and Development yang dirilis Kamis (4/1) menunjukkan bahwa rata-rata gaji pekerja di Inggris sekitar USD 38.493 (Rp 516 juta) per tahun. Jauh di bawah rata-rata gaji bankir senior di tahun 2016 yang mencapai USD 1,06 juta (Rp 14,2 miliar) per tahun.

Paket gaji para bankir senior di Wall Street rata-rata lebih tinggi daripada rekan-rekan mereka di Inggris. Ini menunjukkan perbankan di AS bangkit lebih cepat dari krisis keuangan, meskipun beberapa di antaranya harus menanggung biaya pasca-krisis yang besar.
Perbankan AS juga mendapat keuntungan lebih daripada perbankan Eropa. Ini menjadi berkah terselubung bagi bank-bank AS, ketika proses Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) memicu volatilitas industri keuangan. Saat itu investasi keuangan di kuartal II 2016 turun 6%. Sementara pada saat yang sama, lima bank terbesar di AS melaporkan kenaikan sebesar 21%.
