Kumparan Logo

Duet Bimo Wijayanto & Djaka Budhi di Kemenkeu, Prabowo Minta Setoran Negara Naik

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Menkeu Sri Mulyani (kanan) dan Seskab Teddy Indra Wijaya mendengarkan paparan presentasi dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Menkeu Sri Mulyani (kanan) dan Seskab Teddy Indra Wijaya mendengarkan paparan presentasi dalam Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri, Senayan, Jakarta, Selasa (8/4/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto kepada 22 orang yang dilantik di lingkungan Kementerian Keuangan. Dua di antaranya adalah Bimo Wijayanto dan Letjan TNI Djaka Budhi Utama.

Prabowo, kata Sri Mulyani, menaruh harapan besar kepada mereka yang baru saja dilantik untuk mendorong peningkatan penerimaan negara.

“Kita sudah pahami harapan pimpinan negara. Penerimaan negara harus meningkat, tax ratio harus meningkat, pelayanan WP (wajib pajak) harus membaik, kepastian mengenai perpajakan harus meningkat, transparansi dan tata kelola harus terus diperbaiki,” ujar Sri Mulyani dalam Pelantikan Pejabat Eselon I Kementerian Keuangan di Aula Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (23/5).

Sri Mulyani menjelaskan tugas para pejabat dalam mengelola penerimaan negara bersifat nyata, karena setiap tahunnya ditetapkan target penerimaan melalui undang-undang, baik dari sektor pajak, bea cukai, maupun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan paparan saat pelantikan pejabat eselon 1 Kementerian Keuangan di kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (23/5/2025). Foto: Youtube/ Kemenkeu RI

Ia juga menekankan bahwa kebijakan penerimaan negara bukan sekadar mengejar angka. “Ini bukan hanya sekadar capai target setoran, ini adalah instrumen yang memiliki kepentingan luar biasa untuk terus menjamin kebutuhan negara secara sustain namun tidak mematikan ekonomi,” ucap Sri Mulyani.

Menurutnya, masyarakat juga menaruh harapan besar pada sistem perpajakan dan penerimaan negara untuk menciptakan keadilan sosial, agar kelompok yang lemah mendapatkan dukungan, sementara mereka yang mampu dapat menjalankan kewajiban perpajakannya secara bertanggung jawab.

Berikut nama 22 pejabat eselon I Kemenkeu di Auditorium Kemenkeu:

1. Heru Pambudi sebagai Sekretaris Jenderal

2. Febrio Kacaribu sebagai Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal

3. Luky Alfirman dilantik menjadi Dirjen Anggaran

4. Bimo Wijayanto menjadi Dirjen Pajak

5. Letjen (Purn) Djaka Budhi Utama menjadi Dirjen Bea dan Cukai

6. Astera Primanto Bhakti sebagai Dirjen Jenderal Perbendaharaan

7. Rionald Silaban sebagai Dirjen Kekayaan Negara

8. Askolani sebagai Dirjen Perimbangan Negara

9. Suminto sebagai Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko

10. Masyita Crystallin sebagai Dirjen Stabilitas Pengembangan Sektor Keuangan

11. Awan Nurmawan sebagai Inspektur Jenderal

12. Suryo Utomo sebagai Kepala Badan Teknologi, Informasi dan Intelijen Keuangan

13. Andin Hadiyanto sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan

14. Irwan Djuniardi sebagai Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak

15. Yon Arsal sebagai Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak

16. Nufransa Wira Sakti sebagai Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak

17. Dwi Teguh Wibowo sebagai Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara

18. Mochamad Agus Rofiudin sebagai Staf Ahli Bidang Penerimaan Bukan Pajak

19. Sudarto sebagai Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara

20. Parjiono sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional

21. Arief Wibisono sebagai Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal

22. Rina Widiyani Wahyuningdyah sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Hubungan Kelembagaan

instagram embed