Kumparan Logo

Ekonomi Indonesia Pulih, Angka Pengangguran Turun Jadi 7,99 Juta

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud. Foto: BPS
zoom-in-whitePerbesar
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud. Foto: BPS

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut ekonomi Indonesia mulai mengalami pemulihan. Ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 yang mencapai 5,03 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Stabilnya ekonomi Indonesia tersebut ternyata juga berpengaruh terhadap angka pengangguran. Pada Februari 2023, BPS mencatat angka pengangguran terbuka sebanyak 7,99 juta orang atau 5,45 persen dari jumlah penduduk. Sementara pada Februari 2022, angka pengangguran mencapai 8,40 juta orang atau setara dengan 5,83 persen jumlah penduduk.

"Pertumbuhan ekonomi makin baik, ini memberi dampak positif pada penurunan tingkat pengangguran terbuka," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Moh. Edy Mahmud di Kantor Pusat BPS, Jumat (5/5).

Edy menjelaskan, jumlah penurunan angka pengangguran terjadi baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Pada Februari 2023, jumlah pengangguran di daerah perkotaan tercatat 7,11 persen atau turun 7,61 persen pada periode sama tahun sebelumnya. Sedangkan jumlah pengangguran di daerah pedesaan tercatat sebanyak 3,42 persen menurun 3,72 persen dari Februari 2022.

Lebih lanjut, pada Februari 2023, angka pengangguran laki-laki sebesar 5,83 persen, lebih tinggi dibanding angka pengangguran perempuan yang sebesar 4,86 persen. Tingkat pengangguran laki-laki dan perempuan tersebut mengalami penurunan, masing-masing sebesar 0,48 persen poin dan 0,23 persen poin jika dibandingkan Februari 2022.

embed from external kumparan

Pada Februari 2023, angka pengangguran penduduk kelompok umur muda (15-24 tahun) merupakan pengangguran tertinggi, yaitu mencapai 16,46 persen. Sementara itu, tingkat pengangguran penduduk kelompok umur tua (60 tahun ke atas) merupakan yang paling rendah, yaitu sebesar 1,13 persen.

"Pola tingkat pengangguran menurut kelompok umur tersebut juga sama dengan tahun sebelumnya. Dibandingkan Februari 2022, semua kelompok umur mengalami penurunan pengangguran dengan penurunan terbesar pada kelompok umur 15-24 tahun sebesar 0,62 persen poin," tandasnya.