Ekonomi Melambat, Kepercayaan Pebisnis Terus Merosot

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data Indeks Tendensi Bisnis (ITB) di kuartal III 2019 yang mencapai 105,33. Angka ini menurun dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 108,81.
Indeks Tendensi Bisnis (ITB) merupakan merupakan indikator perkembangan ekonomi usaha terkini, di mana datanya diperoleh dari survei tendensi bisnis yang dilakukan BPS dan Bank Indonesia (BI). ITB menggambarkan kondisi bisnis dan perekonomian pada kuartal berjalan dan kuartal mendatang.
Untuk kuartal IV 2019, ITB diperkirakan kembali merosot ke level 104,79. Meski terus merosot, namun nilainya masih di atas 100, yang artinya masih menunjukkan kepercayaan pebisnis.
"Nilai perkirakan ITB kuartal III 2019 sebesar 104,79," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Gedung BPS, Jakarta, Selasa (5/11).
Dia melanjutkan, ITB yang menurun tersebut juga dipengaruhi oleh faktor perlambatan ekonomi global dan domestik. Adapun di kuartal III 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 5,02 persen (yoy), melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,17 persen (yoy).
Sektor yang diprakirakan tumbuh signifikan pada kuartal IV 2019 adalah jasa kesehatan dan kegiatan sosial pada nilai 116,28, disusul oleh jasa keuangan dan asuransi sebesar 113,79, dan pengadaan listrik juga gas sebesar 113,02.
Sementara itu, sektor usaha dan bisnis yang diperkirakan akan terkontraksi pada kuartal IV 2019 adalah perdagangan besar, grosir, dan eceran serta reparasi dan perawatan mobil juga motor pada nilai 103,21. Disusul sektor pertambangan dan penggalian sebesar 101,37, dan yang terlemah adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi 100,34.
