Kumparan Logo

Erick Thohir: Jokowi Akan Angkat Wakil Menteri BUMN Jumat Besok

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri BUMN Erick Thohir di Istana Merdeka, Jakarta.  Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN Erick Thohir di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan, Presiden Joko Widodo akan segera mengangkat wakil menteri BUMN paling lambat besok, Jumat (25/10). Ada beberapa calon yang sudah diajukan Erick ke Jokowi.

"Kita mengajukan beberapa nama beliau (Jokowi), menseleksi malam ini, kemungkinan segera diangkat besok," kata Erick di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10).

Salah satu nama calon wamen BUMN yang diajukan adalah Kartika Wirjoatmojo. Menurut Erick, Dirut Bank Mandiri itu bukan satu-satunya calon wakil menteri BUMN. Setidaknya ada 4 calon yang diajukan.

"Kan dari empat (calon) masa semuanya (jadi) wamen. Kalau wamen empat enggak usah ada menteri," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Erick menyatakan salah satu syarat utama calon wakil menteri BUMN adalah datang dari kalangan profesional. Lalu syarat lainnya adalah punya rekam jejak yang bagus terutama mengelola aset perusahaan BUMN yang nilainya mencapai ribuan triliun rupiah.

Erick Thohir konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan. Foto: Kevin S. Kurnianto/kumparan

Tidak hanya itu, calon tersebut juga harus punya punya rencana pengembangan usaha dan strategi bisnis mau dibawa kemana perusahaan BUMN di masa depan. Tak kalah penting lagi, calon wamen BUMN harus punya latar belakang mengelola keuangan yang bagus.

"Kita membangun juga future leader, pengganti-pengganti ke depan. Kalau saya selalu konsisten seperti itu, kaya di KOI (Komite Olimpiade Indonesia) kan yang gantiin muda juga," sebutnya.

Kehadiran wamen BUMN dinilai perlu agar Erick dapat merealisasikan seluruh target yang dibebankan dari Jokowi. Dia mengaku menjadi tugas menjadi menteri BUMN sangat berat karena mengurus 142 perusahaan pelat merah.

"Kalau saya mengharapkan besok karena dari KPI (Key Performance Indicators) yang ditargetkan perlu juga percepatan. Jadi sangat berat, kemarin aja rapat," timpalnya.