Kumparan Logo

Es Kopi Susu Makin Populer di Mesir, Kopi Indonesia Kian Diburu Konsumen

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Es kopi susu jadi minuman populer di Mesir, bikin kopi Indonesia digemari. Foto: Dok. Kemendag
zoom-in-whitePerbesar
Es kopi susu jadi minuman populer di Mesir, bikin kopi Indonesia digemari. Foto: Dok. Kemendag

Kopi Indonesia masih menjadi salah komoditas ekspor yang paling banyak diminati di Mesir. Kini, seiring maraknya minuman es kopi susu yang mulai populer di Mesir, membuat kopi Indonesia semakin banyak dicari para penikmat kopi setempat.

Demikian disampaikan Duta Besar RI untuk Mesir Lutfi Rauf saat melakukan kunjungan bisnis bersama Atase Perdagangan KBRI Kairo M. Syahran Bhakti, Fungsi Ekonomi Tennike, dan Pelaksana Fungsi Ekonomi Rifki Rustam Arsyad ke sentra pengolahan kopi Sunrise for Import & Export, produsen es kopi susu merek 929 di Kairo, Mesir, Kamis (31/8). Selain memproduksi, Sunrise for Import & Export juga telah mengimpor kopi Indonesia selama lebih dari 15 tahun.

“Dalam dua tahun terakhir, minuman es kopi susu mulai populer di Mesir. Dengan memiliki cita rasa yang khas, kopi Indonesia, salah satunya jenis Arabika, banyak diburu sebagai bahan es kopi susu bercita rasa tinggi dan nikmat,” ujar Dubes Lutfi.

Kopi Indonesia kian digemari di Mesir. Foto: Dok. Kemendag

Menurut Dubes Lutfi, es kopi susu dapat dikembangkan dengan memberi cita rasa yang berbeda. Misal, dengan mencampurkan gula aren, gula merah khas Indonesia, untuk memberikan rasa karamel pada es kopi susu tersebut. “Selain itu, untuk merangkul pasar anak muda, dapat pula ditambahkan dengan rasa alpukat, kelapa, hazelnut, atau varian rasa lainnya, sesuai tren selera konsumen masa kini,” usulnya.

Pemilik Sunrise for Import & Export Mahmoud Mohamed Yusuf menerangkan, setiap hari pihaknya memproduksi 50 botol es kopi susu 929 yang dihargai 100 pound Mesir per botol. Mahmoud menambahkan, komposisi es kopi susu 929 menggunakan 70 persen biji kopi Arabika Indonesia dan dicampur dengan 30 persen Arabika Brasil, Italia, atau kopi negara lainnya. Bahkan, dibuat pula dengan 100 persen Arabika Indonesia tanpa bahan pemanis tambahan.

“Pembuatan es kopi susu ini cukup sederhana, yaitu dengan pengolahan dan pencampuran yang seimbang, menjadikannya cold brew, espresso, atau kopi tanpa filter dengan tambahan susu kental atau krimer. Setelah itu, didinginkan pada suhu tertentu untuk kemudian dapat dikonsumsi. Cara pengolahan ini menghasilkan minuman kopi susu dingin yang sempurna, dengan cita rasa dan aroma yang khas,” jelas Mahmoud.

Mahmoud juga menjelaskan bahwa pihaknya sedang menjajaki kemungkinan untuk membuka kedai kopi di Indonesia. Menanggapi hal ini, KBRI Kairo menyambut baik rencana ekspansi dan investasi Sunrise Import & Export tersebut. Hal ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha Mesir meramaikan bisnis kopi di Indonesia.

Pertemuan KBRI Indonesia di Mesir dengan para pengusaha setempat. Foto: Dok. Kemendag

Menurut Atdag Kairo M. Syahran, walau cara mengolahnya berbeda-beda, es kopi susu diyakini akan terus sukses di pasaran karena selain nikmat, mudah pula dibeli. “Terlebih, bila para pelaku usaha dapat memanfaatkan aplikasi layanan pesan antar yang kini sedang menjamur,” terang Syahran.

Pada 2022, nilai impor kopi Mesir dari Indonesia tercatat sebesar USD 96,99 juta atau mengalami kenaikan sebesar 8,70 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai USD 89,22 juta. Sedangkan, pada periode Januari—Mei 2023, ekspor Indonesia mencapai peringkat pertama dari seluruh dunia, yakni sebesar USD 37,53 juta dengan pangsa pasar 41,76 persen.

Menyusul Vietnam di peringkat kedua sebesar USD 25,12 juta dengan pangsa pasar sebesar 27,95 persen; kemudian di peringkat ketiga Brasil sebesar USD 7,15 juta dengan pangsa pasar 7,96 persen; lalu India sebesar USD 5,67 juta dengan pangsa pasar 6,31 persen; dan di peringkat kelima Italia sebesar USD 2,84 juta dengan pangsa pasar sebesar 3,17 persen.