Kumparan Logo

ESDM: Baru 25 Persen Proyek Smelter yang Tuntas

kumparanBISNISverified-green

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi pers mengenai investasi proyek smelter di kantor BKPM Jakarta. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi pers mengenai investasi proyek smelter di kantor BKPM Jakarta. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat hingga saat ini baru 17 proyek smelter yang pembangunannya sudah mencapai 100 persen, atau 25 persen dari total seluruh proyek sebanyak 67 smelter.

Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Perencanaan Pembangunan Infrastruktur dan Investasi, Triharyo Soesilo menyampaikan, proyek smelter yang sudah jadi itu di bidang nikel, bauksit, tembaga, besi dan mangan.

"Proyek smelter ada 67, tapi yang sudah jalan 100 persen itu 17," jelasnya dalam Diskusi Kesiapan PLN Listriki Industri Smelter di Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (20/12).

Ilustrasi Smelter Foto: Wikimedia Commons

Sementara 50 proyek sisanya, menurut dia masih dalam tahap pembangunan. Ditargetkan sebanyak 13 proyek dari angka itu bisa selesai secara bertahap hingga 2022. ‎Sebanyak 37 proyek sisanya akan digenjot untuk percepatannya.

"Jadi yang belum ada 50 smelter. Ada 13 menurut hitungan dan progresnya 40-70 persen, kemungkinan selesai akhir 2021 atau awal 2022. Yang agak meragukan 37, ini akan didorong," papar Triharyo.

Dia menambahkan, pihaknya pada awal 2020 akan mengajak lembaga pembiayaan untuk membantu pendanaan proyek smelter. Menengok pembangunan sebagian besar smelter terhambat oleh pendanaan.

"Jadi di antara ini (pembangunan smelter yang terhambat‎) sebagian besar adalah masalah pendanaan. Awal tahun 2020 akan diadakan sesi-sesi untuk membantu pendanaan untuk kesulitan pendanaan," ucapnya.

Saat disinggung mengenai lembaga pembiayaan yang akan digandeng, menurut dia akan terdiri dari BUMN, lembaga pembiayaan dalam negeri, atau perusahaan internasional. Kementerian ESDM ke depan akan memfasilitasi.