Kumparan Logo

Fakta-fakta RI Utang ke Korsel untuk Proyek Pesawat Tempur

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Prototipe jet tempur KF-21/KFX yang dikembangkan Korea Selatan bersama Indonesia. Foto: Dok. Korea Aerospace Industries
zoom-in-whitePerbesar
Prototipe jet tempur KF-21/KFX yang dikembangkan Korea Selatan bersama Indonesia. Foto: Dok. Korea Aerospace Industries

Indonesia dan Korea Selatan bekerja sama membuat proyek pesawat jet tempur KF-21 Boramae atau KFX/IFX. Proyek tersebut tidak berjalan lancar karena masalah pelunasan biaya.

Berikut kumparan merangkum fakta-fakta utang Indonesia ke Korea Selatan untuk proyek pesawat tempur KF-21 Boramae atau KFX/IFX.

Prabowo belum Lapor Sri Mulyani soal Utang USD 671 Juta

Menteri Keuangan Sri Mulyani, mengaku pihaknya belum mendapat laporan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait utang Indonesia ke Korea Selatan dalam proyek pesawat jet tempur KF-21 Boramae atau KFX/IFX.

"Aku belum update soal itu karena itu kalau transaksi berarti ada di Kementerian Pertahanan. Kami di Kemenkeu nanti akan proses kalau itu sesuatu perjanjian," kata Sri Mulyani saat ditemui di Kompleks DPR RI, Selasa (4/7).

Dalam kontrak kerja sama proyek pesawat tempur jet itu, pemerintah Korsel menanggung 60 persen pembiayaan, dan sisanya dibagi rata antara Indonesia dan Korea Aerospace Industry (KAI) masing-masing 20 persen.

Indonesia menunggak USD 671 juta dari total pembayaran USD 1,3 miliar kepada Korsel. Penunggakan disebabkan masalah keuangan yang dihadapi Indonesia.

Sri Mulyani tidak bisa berkomentar banyak soal utang ini karena belum mendapat update dari Kementerian Pertahanan. "Kami belum mendapat update, bukan belum berkomunikasi, (tapi) belum di-update," pungkas dia.

Pertemuan Menhan Prabowo Subianto dengan Menkeu Sri Mulyani. Kamis (7/4/2022). Foto: Kemenkeu RI

Prabowo Janji RI akan Penuhi Komitmen ke Korsel

Menhan Prabowo Subianto sebelumnya memastikan Indonesia akan memenuhi komitmen Indonesia menyelesaikan tunggakan biaya yang harus dibayarkan dalam proyek pesawat tempur bersama Korea Selatan.

"Ya, itu memang akan kita negosiasi terus sama mereka. Pokoknya kita akan penuhi komitmen-komitmen kita," kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (26/6).

Selain KF-21 Boramae, Korsel juga masih menanti Prabowo menandatangani Letter of Credit (L/C) atas kepastian pembangunan tiga kapal selam Changbogo Class batch II. Indonesia membeli tiga kapal selam itu dari Hanwha Ocean -- yang dulu bernama Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME).

"Ya, kita pokoknya kita penuhi komitmen kita kepada mereka," pungkasnya.

Korea Selatan Tagih Indonesia Lunasi Utang

Prototipe jet tempur KF-21/KFX yang dikembangkan Korea Selatan bersama Indonesia. Foto: Dok. Korea Aerospace Industries

Senior Manager & Chief KFX Joint Development Management Team, Lee Sung-il, mengatakan Indonesia baru membayar 17 persen dari kewajiban yang harus dibayarkan dalam proyek pesawat jet tempur KF-21 Boramae atau KFX/IFX.

"Pemerintah Indonesia sudah bayar 17 persen, tapi 83 persen belum dibayar. Pemerintah Korea membayar sebagian besar cost share dari 2016-2022," kata Lee saat menerima kunjungan jurnalis peserta Indonesia-Korea Journalist Network yang diinisiasi FPCI dan Korea Foundation di Kantor KAI, Sacheon, Korsel, Jumat (2/6).

Proyek bersama ini memang sempat disoroti publik Korsel, khususnya karena Indonesia yang belum membayar kewajibannya. Indonesia menunggak USD 671 juta dari total pembayaran 1,3 miliar dolar AS kepada Korsel. Penunggakan disebabkan masalah keuangan yang dihadapi Indonesia.

Terbaru, kantor berita Yonhap melaporkan pemerintah Indonesia akan memberikan jadwal baru untuk kelanjutan pembayaran proyek KF-21 Boramae pada akhir Juni 2023.

"(Indonesia) telah berjanji untuk memberi tahu Korea Selatan tentang rencana pembayarannya untuk jumlah yang tersisa pada akhir Juni," kata Kepala Badan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA), Eom Dong-hwan, dikutip dari Yonhap, 10 Mei 2023.

instagram embed