Kumparan Logo

Foto: Geliat Bisnis Thrift Shop di Masa Pandemi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah pembeli memilih baju di salah satu gerai pakaian bekas di kawasan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat (29/10). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pembeli memilih baju di salah satu gerai pakaian bekas di kawasan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat (29/10). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Sejumlah pembeli memilih baju di salah satu gerai pakaian bekas di kawasan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat (29/10).

Budaya thrift (thrifting) atau yang berarti berhemat dengan cara membeli barang bekas sudah ada sejak abad 19. Awalnya budaya ‘thrifting’ merupakan sebuah wujud perlawanan terhadap budaya fast fashion atau penggunaan pakaian untuk jangka pendek.

Kala itu, budaya fast fashion dinilai berhubungan erat perilaku konsumtif dan bisa berdampak buruk pada lingkungan.

Kini, budaya thrifting digandrungi hampir seluruh kalangan. Di tengah pandemi COVID-19 yang melanda dunia, sejumlah thift shop tersebar di berbagai media sosial dan toko online.