Kumparan Logo

Ganjar Pranowo soal Iuran BPJS Kesehatan Batal Naik: Masyarakat Senang

kumparanBISNISverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ganjar Pranowo saat pimpin rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2). Foto: Dok. Humas Pemprov Jawa Tengah
zoom-in-whitePerbesar
Ganjar Pranowo saat pimpin rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2). Foto: Dok. Humas Pemprov Jawa Tengah

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi batalnya kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Menurutnya, keputusan Mahkamah Agung (MA) itu akan disambut baik oleh masyarakat.

"Oh iya, pasti masyarakat senang sekali dengan keputusan ini. Menurut saya tinggal manajemen BPJS-nya melakukan review, bagaimana pengelolaan yang jauh lebih baik, bagaimana kemudian ini bisa dilakukan efektif," ujar Ganjar ditemui di Gedung Dhanapala, Kemenkeu, Jakarta (9/3).

Dia menegaskan, masyarakat seharusnya bisa lebih bijak merespons batalnya kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Selain itu, BPJS Kesehatan pun diminta untuk lebih memperketat pengawasannya.

Ganjar Pranowo usai pimpin rapat Koordinasi Penanggulangan Dampak Virus Corona Terhadap Perekonomian Jawa Tengah, Jumat (28/2). Foto: Dok. Humas Pemprov Jawa Tengah

"Umpama, dia sebenarnya cukup mendapat perawatan berobat jalan, yang enggak harus menginap ya enggak usah rawat inap. Kemudian, maaf seringkali ibu melahirkan sebenarnya bisa melahirkan secara alamiah, mereka harus disesar. Ini juga mesti didorong dan diperketat," kata dia.

Dengan dibatalkannya kenaikan iuran BPJS Kesehatan, beban pemerintah daerah juga berkurang. Karena penerima bantuan iuran (PBI) untuk PNS daerah saat ini ditanggung oleh APBD.

Ganjar pun berharap pengelolaan BPJS Kesehatan bisa semakin baik.

"Kalau lah kemudian ada yang mesti disiapkan, mana yang opsional, mana yang tidak menjamin secara keseluruhan, ya itu saja yang dibicarakan. Agar BPJS tetap bisa survive tapi ya pengelolaannya tidak cukup hanya begini-begini saja," tambahnya.

kumparan post embed