Kumparan Logo

Gara-gara Pandemi, Laba Perusahaan Konstruksi Ini Anjlok 52,83 Persen

kumparanBISNISverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konstruksi Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Konstruksi Foto: Pixabay

Perusahaan publik yang bergerak di bidang konstruksi, PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), mencatatkan laba bersih Rp 50 miliar. Capaian tersebut anjlok 52,83 persen dibanding periode sama pada tahun sebelumnya Rp 106 miliar.

Pandemi COVID-19 menjadi salah satu penyebab penurunan laba perusahaan. Sebagian kontrak mengalami penundaan.

“Tentunya kondisi (ekonomi) terus masih goyang, dan kami siap saja untuk membangun proyek road. (Kami) harus memberikan ekstra perhatian kepada cash flow dan alhamdulilah kami masih baik,” tutur Presiden Direktur TOTL Janti Komadjaja saat menggelar Public Expose virtual, Jumat (28/8).

Sementara itu, dari sisi pendapatan turut mengalami penurunan menjadi Rp 2 triliun dibanding periode sama pada tahun sebelumya Rp 2,47 triliun. Manajemen masih akan terus melanjutkan kontrak proyek-proyek pembangunan hingga akhir tahun.

kumparan post embed

Perseroan menargetkan kontrak baru pada tahun ini sebesar Rp 3 triliun. Janti menyatakan, perusahaan siap melanjutkan pembangunan kontrak jika memang telah mendapatkan kepastian waktu akibat pandemi COVID-19.

“Jadi yang sedang kami hitung ini ongoing, apakah ada yang sudah dekat, ada apakah nanti bisa dapat atau tidak keputusan semakin dekat,” lanjutnya.

Pada tahun ini perusahaan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 10 triliun. Hingga semester I 2020, perusahaan telah menggunakan Rp 5 triliun atau 50 persen dari anggaran.

“Tidak ada revisi capex (belanja modal), baru terpakai Rp 5 triliun,” katanya.