Garap Gapura Agustusan, Dirut BRI Ikut Potong Bambu dan Ngecat Kayu

Bulan Agustus menjadi bulan kemerdekaan, yang banyak diperingati masyarakat Indonesia dengan beragam kegiatan dan tradisi. Salah satunya adalah tradisi membuat gapura, yang biasanya didirikan di mulut-mulut gang atau jalan.
Hal itu juga dilakukan Bank BRI, yang mendirikan di halaman kantor pusatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. ‘Gapura Cinta Negeri’, demikian nama yang disematkan bank terbesar di Indonesia itu, dalam rangka peringatan Agustusan kali ini.
Yang menarik, pengerjaan gapura untuk peringatan HUT ke-74 Republik Indonesia tersebut, tak hanya dilakukan oleh tukang. Tapi juga melibatkan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI Suprajarto, serta jajaran direksi dan dewan komisaris lainnya.
“Ini pertama kalinya Bank BRI mengadakan acara seperti ini,” kata Suprajarto, Kamis (15/8).
Sebelum ikut mengerjakan elemen-elemen gapura, Suprajarto menjelaskan, filosofi desain serta makna dari nama yang diberikan pada gapura tersebut.
“Sengaja saya mengajak jajaran manajemen, juga perwakilan karyawan Bank BRI ikut andil mengerjakan ini, maksudnya sebagai simbol gotong-royong. Juga kebersamaan dan kekeluargaan. Ini juga yang menjadi filosofi dari Gapura Cinta Negeri,” ujarnya.
Selain jajaran direksi dan komisaris, Suprajarto juga mengajak 74 karyawan BRI dari kalangan milenial ikut terlibat mewakili karyawan lainnya.
Bersama mereka, Suprajarto tak sungkan ikut menggergaji bambu, memaku kayu, dan mengecat tripleks yang menjadi bagian dari bangunan gapura keseluruhan.
“Ini bagus, membangun gapura sambil memupuk semangat kekeluargaan dan kebersamaan. Sekaligus, memupuk rasa nasionalisme dan juga cinta tanah air dan bangsa,” tandas Suprajarto.
Gapura Cinta Negeri ini akan dipertahankan di halaman Kantor Pusat Bank BRI selama sebulan ke depan. Untuk memeriahkan peringatan HUT ke-74 RI, Bank BRI juga menyelenggarakan berbagai kegiatan lain, baik untuk internal keluarga besar BRI maupun masyarakat umum.
