Harga Bitcoin Meroket, Elon Musk Tergoda Alihkan Kas Tesla Tak Lagi Pakai Dolar?

Harga Bitcoin meroket hingga catatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Hal ini ternyata menggoda bos Tesla, Elon Musk, untuk mengalihkan kas perusahaannya dari dolar AS ke uang digital tersebut.
Dikutip dari Reuters, Senin (21/12), Elon Musk bertanya-tanya sekiranya kas perusahaan Tesla dikonversi dari dolar AS ke Bitcoin. Dia melontarkan itu melalui akun twitter pribadinya. Cuitan ini pun disambut meriah para pendukung uang digital atau cryptocurrency itu.
CEO MicroStrategy Inc, Michael Saylor, dalam tweet ke Elon Musk, menyarankan agar pendiri dan chairman Tesla itu segera mewujudkan keinginannya.
"Jika Anda ingin membantu pemegang saham Anda USD 100 miliar, konversikan kas Tesla dari dolar AS ke BTC (Bitcoin)," tulis Saylor dalam tweetnya. "Perusahaan lain di indeks S&P 500 akan mengikuti langkah Anda dan pada waktunya akan tumbuh menjadi USD 1 triliun," imbuhnya.
Tapi manajemen Tesla dan Elon Musk tidak dapat dihubungi Reuters untuk dimintai tanggapan.
Sementara Saylor menyatakan, setiap CEO pasti menghadapi tantangan bagaimana mempertahankan dan meningkatkan nilai investasi para pemegang sahamnya, dari dampak gejolak kurs.
“Bitcoin adalah solusi terbaik untuk masalah penyimpanan nilai yang dihadapi oleh setiap individu, investor, dan perusahaan di dunia,” kata Saylor kepada Reuters.
Saham Tesla sendiri pada Jumat (18/12) naik ke rekor tertinggi. Sedangkan Bitcoin Bitcoin mencatatkan harga tertingginya sepanjang sejarah, yaitu melewati USD 22.000 atau Rp 308 juta (kurs dolar Rp 14.000) pada Kamis (17/12). Kenaikan Bitcoin di sepanjang tahun ini melewati 210 persen. Pada awal tahun, harga Bitcoin berada pada level Rp 99 juta.
Sementara itu dilihat kumparan di akun twitter Elon Musk, dia menyatakan hanya bercanda soal wacana tentang Bitcoin.
