Harga Tiket MRT Jakarta Diusulkan Rp 700 per Km

PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta tengah menghitung besaran tarif MRT Jakarta fase I dari Bundaran Hotel Indonesia menuju Lebak Bulus. Ada usulan, tarif tiket MRT Jakarta dihitung per kilometer (km) perjalanan.
Menurut President Director PT MRT Jakarta, William Sabandar, tarif tiket MRT Jakarta yang paling masuk akal adalah Rp 700 per km. Sementara itu, ada tambahan biaya lainnya yang disebut dengan tarif boarding sebesar Rp 1.500. Jadi penumpang dengan rute terjauh yaitu Bundaran HI menuju Lebak Bulus sepanjang 16 km, tarifnya sekitar Rp 12.700.
"Yang Anda bayar itu Rp 1.500 plus Rp 700 jadi Rp 2.200. Kalau 2 stasiun tambah Rp 700 lagi, kalau 12 stasiun itu Rp 12.800. Jadi variasi tarif itu Rp 2.200 (sampai) angka Rp 12.800," ungkap William kepada kumparan, Selasa (11/12).

Namun tarif ini baru sebatas usulan. Pertimbangannya adalah biaya investasi yang dikeluarkan perusahaan untuk proyek ini sangat besar yaitu sekitar Rp 16 triliun.
Hanya saja ada usulan tarif MRT Jakarta akan diberikan subsidi. Hingga sekarang, PT MRT Jakarta beserta Pemprov DKI Jakarta tengah bernegosiasi terkait besaran tarif MRT Jakarta. Harapannya tentusaja tidak memberatkan para penumpang.
"Ada (subsidi) dari pemerintah DKI, tergantung berapa tarifnya nanti. Jadi kita belum dihitung secara detail, tapi pasti ada subsidi dari pemerintah karena (tarif) keekonomian itu di bawah. Misalnya Rp 8.500 (per 10 km), dia (tarif) di bawah itu, tapi berapa besar subsidi masih dihitung," tuturnya.
