Herlina Raup Omzet Ratusan Juta per Bulan dari Bisnis Dekorasi Rumah

Awalnya Herlina P. Dewi sama sekali tidak terpikir untuk memulai bisnis, apalagi bisnis tersebut dilakukan secara online. Tekad untuk membuka bisnis ini datang 7 tahun lalu. Herlina sadar jika ia tidak akan terus-terusan bekerja sebagai pekerja kantoran.
“Saya melihat banyak teman di kantor tidak bisa menemani anaknya liburan sekolah karena harus bekerja. Saya tidak mau seperti itu,” ucap Herlina memulai pembicaraan kepada kumparan, Sabtu (14/7).
Herlina akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja dan menjalani hobinya yaitu menulis. Tulisan-tulisan seputar pengelolaan keuangan yang kebetulan merupakan bidang yang ia tekuni kemudian diterbitkan melalui Stiletto Book, penerbitan independen garapan Herlina sendiri. Sejak itu, banyak penulis yang menghubungi dia, ingin karya-karyanya juga diterbitkan. Pemasaran buku-buku terbitan Stilleto Book dilakukan melalui media dalam jaringan, mulai dari aplikasi chatting, forum online, media sosial hingga membuka toko online di marketplace.
Empat tahun berjalan, Herlina dan suami dikarunia seorang anak, namun di sisi lain Herlina melihat kecenderungan bisnis buku yang semakin merosot.
“Padahal justru kebutuhan ketika punya anak semakin banyak,” imbuhnya.

Menyiasati kondisi tersebut, Herlina melakukan ekspansi bisnis ke produk dekorasi rumah bertemakan buku, misalnya sarung bantal sofa bertuliskan Keep Calm & Read Books dengan modal kurang dari Rp 1 juta. Rupanya produk ini mendapatkan respon yang sangat positif. Permintaan semakin banyak berdatangan.
“Banyak yang tertarik dan bahkan meminta saya untuk membuat desain lain juga, tidak hanya buku, seperti karpet bertuliskan Home Sweet Home atau hiasan dinding bermotif bunga-bunga,” tuturnya.
Waktu yang saya miliki bersama keluarga saat ini menjadi lebih fleksibel, terutama untuk anak. Saya bisa antar-jemput dia sekolah dan kalau liburan sekolah juga jadi bisa liburan bersama
Ibu satu anak yang juga memiliki hobi mendesain, menjahit, hingga merajut kemudian melakukan banyak eksplorasi dari sisi ragam produk maupun desain. Saat ini, Stilleto Book yang awalnya menerbitkan dan menjual buku saja, menjelma menjadi sebuah toko online yang menawarkan puluhan jenis produk dekorasi rumah dengan ribuan desain menarik.
Perempuan kelahiran Wonosobo ini merasa sangat bersyukur dengan perkembangan bisnisnya. Tidak hanya memiliki waktu berkualitas dengan keluarga, Herlina kini juga mampu memberdayakan 35 warga di sekitar rumahnya sebagai karyawan.
“Semua yang membantu saya di sini, mulai dari penjahit, tukang kayu, desainer, admin dan sebagainya, adalah tetangga-tetangga di sekitar rumah kami. Saya ingin memberdayakan yang terdekat terlebih dahulu,” katanya.

Meskipun telah merasakan manisnya berbisnis home decor, Dewi tetap menjalankan bisnis penerbitan bukunya. “Untuk buku tetap jalan seperti biasa, karena saya ingin tetap bisa bantu orang lain dengan bacaan. Kami di Stiletto juga rutin memberikan sumbangan buku setiap bulannya ke tempat-tempat yang membutuhkan,” sebutnya.
Omzet Stiletto kini mencapai Rp 300 juta per bulan, bahkan bisa lebih besar pada momen-momen tertentu, seperti Ramadhan atau menjelang Hari Raya. Selain toko online, ia juga berhasil membuka toko offline di Maguwoharjo, Yogyakarta, ruang workshop khusus bagi para perajin untuk melakukan proses produksi, hingga kantor yang layak bagi para editor buku maupun desainer produk dekorasi rumah. Harapan sederhana Herlina di awal membangun bisnis pun terwujud,
“Waktu yang saya miliki bersama keluarga saat ini menjadi lebih fleksibel, terutama untuk anak. Saya bisa antar-jemput dia sekolah. Kalau liburan sekolah seperti ini juga jadi bisa liburan bersama,” tutup Herlina.
