Hobi Main Sepak Bola? Begini Caranya Ubah Jadi Cuan
·waktu baca 3 menit

Perusahaan pembiayaan PT Asia Multidana memberikan modal pinjaman ke anak-anak muda pecinta sepak bola. Modal tersebut disediakan agar fans olahraga kulit bundar ini bisa menghasilkan uang dan cuan dari hobinya.
Direktur Utama PT Asia Multidana Kosmas Chandra mengatakan, kesempatan pemberian modal ini dilakukan dalam diskusi PT Asia Multidana bersama Vivagoal Indonesia dengan tema 'From Football to Entrepreneur'. Sepak bola disasaran perusahaan karena hobi ini menjadi lapangan bisnis besar, baik bagi pemain maupun fans.
"Sepak bola itu adalah bisnis yang besar. Tapi sering kita lihat, atlet-atlet sepak bola setelah selesai karirnya, bingung mau ke mana. Mungkin bingung apa yang harus dikerjakan setelah (pensiun) jadi atlet," ujar Kosmas Chandra dalam keterangan, Kamis (2/6).
Dengan fakta itu, Kosma berharap bisa membuka wawasan, cara pandang dan pola pikir atlet atau insan sepak bola untuk bisa menjadi entrepreneur. Karena sepak bola dunia yang besar, dari hulu sampai ke hilir tanpa mengurangi keprofesionalnya mereka.
Salah satu bentuk dukungan di PT Asia Multidana sendiri adalah dengan menunjukkan kesediaan mereka menjadi pemberi dana, bagi masyarakat yang ingin memulai sebuah usaha.
"Yang pasti kalau ingin memulai jadi entrepreneur, pasti ada hubungan dengan pendanaan. Di luar skill dan mental untuk jadi seorang entrepreneur, pasti harus ada support dari pendanaan. Sebagai perusahaan pembiayaan, kami mau menjadi pioneer atau ingin mengajak perusahaan-perusahaan pembiayaan untuk bisa melihat atau membantu seluruh masyarat, terutama insan sepak bola," terangnya.
Kegiatan Asia Multidana ini juga didukung sejumlah pihak, di antaranya, adalah mantan pemain Timnas Indonesia Hamka Hamzah, Wakil Ketua Umum HIPMI Jaya Adrian Dwitomo, Wakil dan Ketua Umum HIPMI Jakarta Utara Michael S Rampangilei.
Memiliki dan membesarkan bisnis sepatu sepak bola, Hamka berbagi pengalamannya tentang mendirikan bisnis, serta membagikan inspirasi terhadap peserta yang hadir soal bagaimana melihat peluang bisnis dari dunia sepak bola.
“Kalau kita ingin membuka usaha, harus dijalankan. Jangan cuma ide, karena ide kan banyak. Entah itu kita untung atau rugi, yang penting kita sudah menjalankan. Kita sudah bisa melihat peluang dari usaha sendiri, saat sudah menjalankannya,” ucap Hamka.
“(Untuk pemain) Kalau hanya mengandalkan pekerjaan utama kita, saya rasa akan sulit untuk menghidupi keluarga nanti. Jadi kalau memang punya modal berapa pun, berani untuk usaha walaupun kecil-kecilan. Karena dari kecil bisa menjadi bukit.” tambah Hamka.
Sementara itu, Michael S Rampangilei mengatakan pengusaha muda di Indonesia melihat potensi bisnis yang bisa lahir lewat berbagai elemen dalam sepak bola. Mulai dari penjualan jersey, sepatu bola, lapangan bola, dan lainnya.
"Makanya, sekarang banyak pengusaha atau selebriti yang mengakuisisi tim sepakbola. Karena di negara ini, sepakbola mempunyai penonton atau penggemar yang banyak. Dan suporternya itu lumayan giat dan berkomitmen pada timnya masing-masing. Jadi tidak ada habisnya soal peluang di dunia sepak bola.” tambahnya.
Kemudian, ada pula dari Jersey Forum yang diwakili oleh Angga Wirastomo dan Rizki Ananda. Komunitas pegiat jersey ini membagikan pengalamannya tentang bagaimana memaksimalkan kecintaan pada dunia sepak bola, namun tetap bisa menghasilkan keuntungan.
Seperti emas maupun atau barang lainnya, jerser menurut Angga dari Forum Jersey bisa menjadi investasi yang ikut menguntungkan. Tetapi menurut Angga, jersey tersebut harus memiliki kisah atau sejarah tersendiri, jika mau bernilai lebih tinggi.
