Kumparan Logo

Holding BUMN Ultra Mikro: Penyalur Pinjaman untuk Usaha Wong Cilik

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
com-Ilustrasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Foto: Dok. BRI
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Foto: Dok. BRI

Pemerintah resmi mengalihkan kepemilikan saham Seri A di PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM ke PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Penyerahan saham ini dalam rangka membentuk Holding BUMN Ultra Mikro.

Dengan semakin dekatnya pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro, wong cilik bisa semakin mudah mendapatkan pinjaman. Sebab, ada integrasi antara BRI, Pegadaian, dan PNM.

Masyarakat kecil yang belum tersentuh akses perbankan, bisa meminjam uang di Pegadaian dan PNM. Dari sisi pendanaan, dua BUMN ini mendapatkan kepastian dari BRI untuk menyalurkan pembiayaan ke wong cilik karena berada dalam holding.

Pemerintah Menjanjikan Bunga Rendah

Di hadapan ketiga direktur utama BUMN, Menteri BUMN Erick Thohir meminta holding ultra mikro segera memberikan bunga murah ke nasabah kelas bawah. Pemberian bunga murah ini harus dilakukan agar nasabah ultra mikro bisa ringan dalam mendapatkan pembiayaan untuk modal usaha.

"Saya harapkan penggabungan BRI, Pegadaian, dan PNM untuk pastikan bisa terjadi keberpihakan bunga lebih murah bagi yang di bawah. Dan kesepakatan kita dengan para dirut agar paling tidak November ini sudah terjadi (penurunan bunga ke ultra mikro)," kata Erick dalam sambutan, Senin (13/9).

Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan keterangan pers di Gedung Kementerian BUMN. Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Dalam kesempatan yang sama, Dirut BRI Sunarso menyebut salah satu yang akan diciptakan dalam holding ini memang memberikan pembiayaan murah kepada nasabah ultra mikro.

"Kalau ke nasabah, ya berarti bisa lebih luas dan harga murah karena proses bisnisnya akan lebih efisien, penggunaan digital bersama, bisa layani masyarakat sebanyak mungkin dengan biaya semurah mungkin," kata Sunarso.

Cara Wong Cilik Dapatkan Pinjaman ke Holding BUMN Ultra Mikro

Untuk bisa pinjam uang melalui Holding Ultra Mikro, Anda hanya perlu datang ke unit-unit BRI, sebab di sana juga akan ada counter Pegadaian dan PNM.

Di counter Pegadaian, Anda bisa meminjam uang melalui produk yang ditawarkan perusahaan seperti Kreasi UMi. Pengajuan kredit sangat cepat dan mudah dengan jangka waktu pinjaman yang fleksibel.

Sedangkan di counter PNM, Anda juga bisa mengajukan kredit melalui program Mekaar khusus perempuan. Pinjaman modal ini digunakan untuk membuka usaha.

Counter Pegadaian dan PNM disediakan di Unit BRI karena bagian dari program Sentra Layanan Ultra Mikro (Senyum) co-location, yang memanfaatkan kantor bersama untuk menghubungkan jaringan dalam menyalurkan pembiayaan ke usaha ultra mikro. Saat ini, ada 13 titik co-location yang bisa didatangi nasabah. Salah satunya BRI Unit Pilar di Cikarang, Jawa Barat.

Ilustrasi Uang Rupiah. Foto: Getty Images

"Khusus untuk PNM di co-location terdapat di back office FAO. Apabila terdapat nasabah yang ingin mengajukan pinjaman kepada PNM Mekaar maka diidentifikasi asal daerahnya, kemudian AO PNM Mekaar akan memasukkan nasabah tersebut ke eksisting kelompok Mekaar atau dengan membentuk kelompok baru," kata Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto kepada kumparan.

Syarat dan Ketentuan Pinjam Uang Ultra Mikro

Mengutip situs Kementerian Keuangan, pembiayaan UMi diberikan kepada pelaku usaha yang belum tersentuh perbankan (unbankable). Berbeda dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang boleh meminjam uang hingga Rp 500 juta, pinjaman bagi UMi hanya boleh maksimal Rp 10 juta.

Karena plafon pinjamannya hanya boleh sampai Rp 10 juta, masa pelunasannya pun lebih pendek dibandingkan KUR. Tenor pinjaman UMi hanya sampai kurang dari 52 minggu atau lebih pendek dari KUR yang boleh lebih dari 1 tahun.

Untuk pembiayaan kelompok, tidak ada agunan bagi UMi. Bagi UMi yang mau meminjam uang juga diperlukan pendampingan dan pelatihan.

Bunga yang dibebankan ke UMi saat ini berkisar 2-4 persen, beda dengan KUR yang bunganya disubsidi. Meski begitu, pemerintah menjanjikan bunga bagi UMi bisa turun usai Holding BUMN Ultra Mikro terbentuk.