Hubungan Makin Erat, Jokowi Undang Presiden MBZ ke RI Jelang Lengser
·waktu baca 2 menit

Presiden Jokowi mengundang Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan (MBZ), ke Indonesia pada September 2024, jelang masa jabatannya habis per Oktober.
Undangan ini juga sebagai penanda makin eratnya hubungan mereka sebagai pemimpin negara. Hal tersebut Jokowi ungkapkan langsung ke MBZ di Abu Dhabi, Rabu (17/7).
"Saya merasa sangat terhormat jika Yang Mulia berkenan memenuhi (undangan). Terima kasih Yang Mulia," katanya dalam keterangan resmi di UEA yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/7).
Hubungan erat Jokowi dan MBZ tercermin dari sejumlah kerja sama yang dilakukan kedua pihak. Selain itu, mereka saling mengabadikan nama masing-masing di negara. Misalnya, nama Jokowi diabadikan sebagai nama jalan dan sebuah masjid di Abu Dhabi.
Nama Jalan Presiden Joko Widodo diresmikan pada 19 Oktober 2020 oleh MBZ. Sementara Masjid Presiden Joko Widodo dibangun sejak 2021, selesai pada Oktober 2023, dan dibuka untuk umum pada 14 Desember 2023.
"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih, penamaan jalan di Abu Dhabi dan Masjid Jokowi di Abu Dhabi ini akan mempererat hubungan kita ke depan antara Indonesia dan UEA," ujarnya.
Sementara di Indonesia, MBZ membangun Masjid Raya Sheikh Zayed yang berlokasi di Solo, Jawa Tengah. Di kota itu, ada juga rumah sakit kardiologi yang dibangun UEA.
MBZ juga membeli Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek sepanjang 36,4 km. Tol ini pun langsung berubah nama menjadi Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed.
Kepada MBZ, Jokowi juga ingin UEA, bisa investasi di IKN yang tengah dikebut pembangunannya.
