Kumparan Logo

Ida Fauziyah, Perempuan Ketiga yang Jabat Menteri Ketenagakerjaan

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah. Foto: Kevin Kurnianto/kumparan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Ida Fauziyah sebagai Menteri Ketenagakerjaan di Kabinet Indonesia Maju. Perempuan kelahiran Mojokerto, 16 Juli 1969 itu menggantikan Hanif Dhakiri dan akan mengemban tugas hingga 5 tahun ke depan.

"Ibu Ida Fauziyah Menteri Tenaga Kerja, urusan kemitraan, pendidikan industri, jaminan sosial, perlindungan pekerja migran," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10).

Lantas bagaimana kiprah Ida Fauziyah?

Ida Fauziyah duduk sebagai anggota DPR-RI pada 1999 sampai 2018 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mewakili Jawa Timur untuk daerah Jombang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Mojokerto, Nganjuk, Kota Madiun, dan Kota Mojokerto. Ida Fauziah ditugaskan sebagai Ketua Komisi VIII yang menangani Departemen Agama, Departemen Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia dan Zakat.

Ida Fauziah melambaikan tangan saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasar

Ia merupakan pendiri dan Ketua Kaukus Perempuan Parlemen. Ida Fauziyah juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat NU.

Pada Pilpres 2019 lalu, ia menjadi Direktur Penggalangan Perempuan di Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf. Ida Fauziyah juga sempat mendampingi Sudirman Said sebagai calon wakil gubernur Jawa Tengah pada Pilgub Jateng 2018. Sebelumnya nama Ida memang sering disebut Cak Imin sebagai kandidat menteri dari PKB.

Menariknya, Ida Fauziyah merupakan perempuan ketiga yang menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan. Sebelumnya ada Armida Salsiah Alisjahbana yang menjadi Plt Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kabinet Indonesia Bersatu II pada kurun waktu 1 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2014 serta Soerastri Karma Trimurti di era Kabinet Amir Sjarifuddin I dan II pada era kemerdekaan.