Kumparan Logo

IHSG Dibuka Hijau Mengawali Perdagangan Tahun 2020

kumparanBISNISverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau membuka perdagangan hari ini. Pada perdagangan preopening, IHSG sudah bergerak menguat 13,589 poin (0,22 persen) ke 6.313,128.

Mengawali perdagangan Kamis (2/1), IHSG dibuka menguat 13,308 poin (0,21 persen) ke 6.321,847. Sementara indeks LQ45 juga dibuka menguat 1,285 poin (0,13 persen) ke 1.015,758.

Tujuh dari 10 indeks sektoral menguat. Penguatan paling tajam terjadi di sektor industri dasar yang naik 0,65 persen.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 13.839. Dolar AS kemudian menguat 28,88 poin atau 0,21 persen ke Rp 13.868.

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

- Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 181,10 poin (0,76 persen) ke 23.656,62

- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 59,62 poin (0,21 persen) ke 28.249,37

- Indeks SSE Composite di China naik 16,21 poin (0,53 persen) ke 3.066,34

- Indeks Straits Times di Singapura turun 0,78 poin (0,02 persen) ke 3.222,05.

Analis PT Artha Sekuritas Indonesia, Nugroho R. Fitriyanto, dalam risetnya menyebut IHSG ditutup melemah di level 6,299.54 (0.47 persen) pada penutupan perdagangan 31 Desember 2019. Pelemahan didorong oleh Basic-IND (1.60 persen) dan Manufacture (0.98 persen).

IHSG ditutup melemah didorong oleh aksi profit taking yang terjadi di penghujung tahun, dimana hal ini sejalan dengan keluarnya dana asing di pasar regular sebesar Rp 584 miliar.

Ilustrasi pergerakan saham. Foto: Antarafoto

Menurut dia, IHSG diprediksi melanjutkan tren pelemahan di mana secara teknikal IHSG telah menyentuh area strong resistance dan kumulasi grafik candlestick tiga hari menunjukkan pola reversal.

"Indikator stochastic masih menunjukkan kondisi oversold sehingga berpotensi mendorong koreksi lanjutan," katanya.

Sementara itu, Department Indosurya Bersinar Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang bisa dikoleksi dalam perdagangan hari ini.

Berikut saham rekomendasi:

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

- PT Jasa Marga Tbk (JSMR)

- PT Astra Motor Tbk (ASII)

- PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI)

- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

- PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)

- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

- PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

- ICBP