Kumparan Logo

Indika Energy Jual Saham Anak Usaha, Tambang Batu Bara di Kalteng USD 218 Juta

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CEO INDIKA Energy Tbk, Aziz Armand. Foto: Wendiyanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
CEO INDIKA Energy Tbk, Aziz Armand. Foto: Wendiyanto/kumparan

PT Indika Energy Tbk (INDY) melalui dua anak usahanya yakni PT Indika Indonesia Resources (IIR) dan Indika Capital Investments Pte. Ltd. (ICI) telah meneken Perjanjian Jual Beli Bersyarat (Conditional Sales and Purchase Agreement/CSPA) dengan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (PJK). Perjanjian tersebut terkait jual beli 100 persen saham PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU) kepada PJK.

Dikutip dari pernyataan resmi Indika Energy, Senin (25/9), CSPA telah diteken para pihak pada 22 September 2023.

"Berdasarkan CSPA tersebut, Penjual bermaksud untuk menjual keseluruhan 2.263.030.000 saham Perseroan di MUTU, dan ICI bermaksud untuk mengalihkan seluruh hak dan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Jasa Pemasaran (Marketing Rights) (“Rencana Transaksi”) dengan total nilai sebesar USD 218.000.000," demikian disampaikan dalam pernyataan pers.

INDY menjelaskan, penjualan kepemilikan saham di MUTU adalah bagian dari strategi Perseroan sebagai perusahaan investasi dengan portofolio bisnis yang terdiversifikasi, di mana Perseroan akan mengurangi eksposur di bisnis batubara dan menambah portofolio investasi non-batubara.

Perseroan menargetkan untuk mencapai 50 persen pendapatan dari sektor non-batubara pada tahun 2025."

-Azis Armand, Wadirut/CEO Group Indika Energy-

Ilustrasi tambang batu bara Indika Energy. Foto: Indika Energy

Sementara itu dikutip dari laman resmi perusahaan, MUTU merupakan perusahaan pertambangan bituminious thermal dan coking coal di Kalimantan Tengah (Kalteng), yang memegang PKP2B generasi ke-3 dengan area konsesi 24.970 hektare. Perusahaan telah menjadi bagian dari Indika Energy Group sejak 2012.

"MUTU menunjukkan pertumbuhan bisnis yang baik sejak berproduksi di tahun 2016 dan mencapai profit tertinggi di tahun 2022. Meski demikian, kami percaya bahwa penjualan saham Indika Energy di MUTU menjadi langkah lainnya dari perusahaan untuk mengurangi eksposur di bisnis batu bara,” jelas Azis Armand.

Indika Energy terus mengkaji portofolio bisnisnya dan mengutamakan aspek berkelanjutan, serta akan terus fokus melakukan diversifikasi di luar sektor intinya di bidang energi dan pertambangan.

Hal ini selaras dengan tujuan Perseroan untuk memberi energi pada Indonesia demi masa depan yang berkelanjutan. “Ke depannya, Indika Energy akan terus mengembangkan bisnis yang sejalan dengan komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan dan menuju netral karbon pada tahun 2050,” tutupnya.

Transaksi ini diharapkan selesai dengan pemenuhan beberapa persyaratan pendahuluan sebagaimana ditetapkan di dalam CSPA, termasuk persetujuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

instagram embed