Ini Nasihat Lo Kheng Hong buat Gen Z yang Ingin Cuan di Pasar Saham

21 Maret 2023 20:45
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Lo Kheng Hong saat OCBC NISP Business Forum 2023, Selasa (21/3/2023). Foto: OCBC
zoom-in-whitePerbesar
Lo Kheng Hong saat OCBC NISP Business Forum 2023, Selasa (21/3/2023). Foto: OCBC
Generasi milenial hingga Gen Z menjadi saat ini menjadi investor terbanyak di bursa saham Indonesia. Saham dinilai menjadi cara jitu untuk mengembangkan dana yang dimiliki agar mendapat keuntungan lebih besar.
Meski begitu, investasi saham tidaklah selalu cuan. Investor saham perorangan yang banyak mengoleksi emiten di Bursa Efek Indonesia, Lo Kheng Hong, mengatakan salah satu faktor utama agar saham yang dibeli cepat cuan adalah memiliki uang yang banyak.
Lo Kheng Hong mengatakan anak muda sebaiknya bekerja keras dan mengumpulkan uang yang banyak terlebih dahulu sebelum menjadi investor saham. Ia menilai anak muda belum mampu membeli saham karena keuangan yang terus terkikis untuk membiayai kebutuhan hidup.
"Anak muda kalau mau kaya saya haru punya uang yang banyak dulu. Kalau anak muda yang uangnya seberapa enggak bisa beli saham terus nggak bekerja. Nanti uangnya habis tergerus untuk biaya hidup," kata Lo Kheng Hong dalam acara OCBC NISP Business Forum, Jakarta, Selasa (21/3).
Lo Kheng Hong bercerita, setelah bekerja 17 tahun di perusahaan perbankan ia akhirnya mengundurkan diri dan berhasil menjadi pemain saham. Ia menyebut saat ini telah memiliki saham di wonderful company yang ia sebut sebagai mesin pencetak uang.
"Kalau uangnya sudah banyak bisa bersantai. Saya punya saham di wonderful company, wonderful company itu yang menjadi mesin pencetak uang buat kita," ungkap Lo Kheng Hong.
Ia mengungkapkan, penghasilannya jauh lebih besar setelah berhasil membeli saham di perusahaan bagus. Lo Kheng Hong tak memungkiri bahwa saham perusahaan yang bagus dalam laporan keuangan lebih cuan dan terpercaya.
"Perusahaan yang besar dia bertumbuh, jadi meskipun saya tidur saya santai-santai, saya punya saham wonderful company yang hasilnya lebih jauh lebih besar dari yang bekerja keras," tutur Lo Kheng Hong.
Lo Kheng Hong mengatakan perusahaan bagus memiliki tiga ciri, yakni valuasi murah, uang kas naik dan tidak ada utang, serta pertumbuhan laba bagus.
"Jangan pernah membeli saham sebelum membaca annual report, sebelum membaca laporan keuangannya. karena membaca annual report, membaca laporan keuangan itu adalah kunci keberhasilan dari seorang investor saham," ungkap Lo Kheng Hong.