Jawa Barat Telah Cairkan 45 Persen BLT BBM ke 1,76 Juta KPM

Pemerintah Jawa Barat (Jabar) mengatakan saat ini Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dari pemerintah pusat sudah bisa disalurkan kepada masyarakat. Adapun di Jabar, sasaran penerima BLT BBM mencapai 3,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Kepala Dinas Sosial Pemprov Jabar Dodo Suhendar mengatakan, saat ini persentase penyaluran BLT BBM di Jawa Barat sudah mencapai angka 45,51 persen atau mencapai 1.767.527 KPM. Penyalurannya sendiri oleh PT Pos Indonesia.
"Persentase penyaluran sampai Rabu (14/9) sore Kemarin sudah mencapai sekitar 45 persen," kata dia melalui keterangannya pada Jumat (16/9).
Menurut Dodo, besar nominal bantuan BLT BBM setiap KPM adalah senilai Rp 150 ribu yang diberikan setiap bulan selama empat bulan atau sejak bulan September hingga Desember 2022.
"Total bantuan yang diterima setiap KPM sebesar Rp 600 ribu, bantuan disalurkan dengan dua tahap, setiap dua bulan sekali," ucapnya.
Dodo mengungkapkan dialihkannya sebagian subsidi BBM ke BLT ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi dan inflasi tetap terjaga.
"Kami juga mengimbau masyarakat yang belum mendapatkan BLT untuk tidak risau. Kita selalu update data bisa dilakukan setiap hari, tidak harus menunggu enam bulan seperti dulu," ucap dia.
Dodo mengaku, penyaluran BLT BBM di kabupaten dan kota di Jabar saat ini masih berjalan dengan baik dan tidak menemui kendala. Dia pun menyarankan agar KPM yang memang berhak mendapat BLT tapi belum masuk ke daftar penerima manfaat agar segera dimasukkan oleh pihak desa atau kelurahan.
Berdasarkan data, dari 27 kota dan kabupaten di Jabar, yang sudah menyalurkan BLT BBM kepada KPM lebih dari 80 persen antara lain Kota Sukabumi 96,84 persen, Kota Cimahi 85,04 persen, dan Kota Cirebon 82,90 persen.
