Jokowi Bakal Resmikan Kereta Cepat Whoosh Besok di Stasiun Halim
·waktu baca 2 menit

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan meresmikan Kereta Cepat Whoosh di Stasiun Halim besok, Senin (2/10). PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan sudah siap meluncurkan moda transportasi tersebut.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan di berbagai sisi, baik itu dari sarana maupun prasarana. Peresmian Kereta Cepat Whoosh akan dilakukan di Stasiun Halim.
"Opening ceremony akan dilaksanakan di Stasiun Halim," ujarnya saat dihubungi kumparan, Minggu (1/10).
Eva menuturkan, KCIC sudah melaksanakan tahapan uji coba operasional terbatas Kereta Cepat Whoosh sejak 15-30 September 2023. Menurut dia, uji coba telah berjalan dengan lancar.
"Persiapan sudah kita lakukan di berbagai sisi, termasuk kesiapan sarana dan prasarana, melalui proses uji coba yang berjalan lancar," jelasnya.
Di sisi lain, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan juga memastikan peresmian Kereta Cepat Whoosh dilakukan besok. Namun, belum ada pengenaan tarif sebab Jokowi ingin menyenangkan rakyat selama mungkin.
“Presiden besok itu akan meresmikan kereta api cepat, tapi saya kira belum akan bayar karena butuh beberapa waktu,” kata Luhut usai acara IdeaFest 2023 di JCC, Minggu (1/10).
“Kira kira berapa persen teknisnya belum tahu, akan diberikan kesempatan ke rakyat lagi untuk menikmati,” lanjutnya.
Dia menegaskan pemerintah masih mengatur ketentuan tarif Kereta Cepat Whoosh. Dia tidak membeberkan pengaturan tarif tersebut secara rinci. Sementara itu, Presiden China Xi Jinping dipastikan tidak hadir dalam peresmian besok.
“Ini masih diatur berapa lama. Presiden intinya ingin menyenangi rakyat selama bisa, karena kami sedang membuat moda transportasi yang terintegrasi,” ujar Luhut.
Luhut mengatakan Xi Jinping dan Jokowi akan melaksanakan kegiatan resmi bersama terkait Kereta Cepat di China nantinya, dan diharapkan proyek bilateral kedua negara itu bisa berjalan dengan baik.
“Besok engga (hadir). Nanti waktu di Tiongkok Presiden (Jokowi) dengan Xi Jinping membuat kegiatan resmi bersama, karena ini proyek proyek dua negara bisa berjalan dengan bagus,” tuturnya.
