Kumparan Logo

Jokowi Ungkap Dunia Hadapi Risiko Krisis Ekonomi hingga Bencana Alam

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB menghadiri Sidang Bersama DPD-DPR di Kompleks Parlemen. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Presiden Joko Widodo hari ini memberikan pidato kenegaraan di depan Sidang Bersama DPD dan DPR RI. Ia memaparkan sejumlah tantangan ekonomi dan risiko global yang akan dihadapi Indonesia.

Menurut Jokowi, saat ini dinamika ekonomi global terus bergejolak dan menghadapi perubahan geopolitik. Bahkan menurut dia, di beberapa belahan dunia saat ini tengah menghadapi krisis ekonomi dan ancaman bencana.

"Krisis ekonomi melanda beberapa belahan dunia, krisis iklim mengancam dunia kerusakan lingkungan menjadi ancaman kita bersama," kata Jokowi di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/5).

Dengan kondisi tersebut, Jokowi mengatakan Indonesia harus memiliki sikap yang sigap dan waspada dalam menghadapi ketidakpastian tersebut. Apalagi Indonesia merupakan negeri 'ring of fire'.

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen. Foto: ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jokowi meminta agar Indonesia bisa memperkuat kapasitas menghadapi berbagai risiko ekonomi global maupun bencana yang tak terduga. Salah satunya melalui pembangunan dan infrastruktur yang dapat memitigasi berbagai risiko bencana.

"Kapasitas kita dalam mengelola risiko menghadapi gejolak ekonomi global mengelola bencana yang tidak terduga harus kita perkuat. Pembangunan kita harus sensitif terhadap berbagai risiko. Infrastruktur harus disiapkan mendukung mitigasi risiko bencana. Masyarakat juga harus waspada dan sadar risiko," ujarnya.