KAI Amankan Barang Tertinggal Senilai Rp 14 M di 2024, Ada Gadget-Perhiasan

20 Januari 2025 18:20 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
KAI Berangkatkan 38 Ribu Penumpang dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Foto: dok: PT KAI
zoom-in-whitePerbesar
KAI Berangkatkan 38 Ribu Penumpang dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen. Foto: dok: PT KAI
ADVERTISEMENT
Selama kurun waktu Januari hingga Desember 2024, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengamankan sejumlah 9.348 barang yang diestimasi hingga mencapai senilai Rp 14 miliar, tepatnya Rp 14.069.146.031.
ADVERTISEMENT
Vice President of Public Relations Anne Purba mengatakan, jumlah barang yang tertinggal cukup tinggi dibanding pada tahun 2023, KAI mengamankan 5.434 barang dengan estimasi senilai Rp 6.655.984.900.
“Barang-barang yang diamankan mencakup makanan dan minuman, tumbler, charger, jam tangan, hingga barang-barang berharga seperti gadget, perhiasan, dokumen penting, dan uang tunai,” ujar Anne dalam keterangan resminya, diterima kumparan Senin (20/1).
Dari total 9.348 barang itu, 3.978 di antaranya merupakan barang berharga, “Sebagian besar barang-barang yang tertinggal telah berhasil kami kembalikan pada pemiliknya, namun sebagiannya juga masih kami simpan karena pemilik belum mengambilnya,” imbuhnya.
Layanan Lost and Found merupakan layanan PT KAI yang memberikan kemudahan pelanggan yang kehilangan barang ataupun tertinggal saat dalam perjalanan dengan Kereta Api (KA) atau di lingkungan stasiun.
ADVERTISEMENT
KAI memiliki sistem layanan Lost and Found di mana para pelanggannya yang merasa kehilangan atau tertinggal barangnya di dalam kereta api ataupun di stasiun dapat melaporkan kepada petugas. Selain itu, pelaporan juga bisa dilakukan melalui Contact Center KAI 121.
“Layanan Lost and Found hadir untuk memberikan rasa aman kepada pelanggan, salah satunya dalam mengamankan barang bawaan yang tertinggal di area stasiun maupun di dalam kereta api tanpa dipungut biaya. Namun, KAI secara rutin mengimbau pelanggan kereta api untuk selalu menjaga barang bawaan mereka agar tak tertinggal karena barang pribadi merupakan tanggung jawab pelanggan,” tambah Anne.