Kumparan Logo

KAI Catat 1.215.456 Tiket Terjual selama Long Weekend Hari Lahir Pancasila

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon penumpang bersiap sebelum keberangkatan kereta api Kertajaya di peron Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang bersiap sebelum keberangkatan kereta api Kertajaya di peron Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

PT KAI (Persero) mencatat penjualan tiket untuk periode keberangkatan 26 Mei-1 Juni 2026 telah mencapai 1.215.456 tiket hingga Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 10.00 WIB.

Hal ini karena long weekend Hari Lahir Pancasila berdekatan dengan momentum libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 H. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan yang terus berlangsung.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan pada empat hari pertama periode long weekend, yakni 26–29 Mei 2026, KAI telah melayani sebanyak 736.819 pelanggan di berbagai wilayah operasi di Jawa dan Sumatra.

“Kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel terus tumbuh. Kereta api menjadi pilihan perjalanan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan akses yang mudah, waktu tempuh yang terukur, serta kenyamanan selama perjalanan,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Sabtu (30/5).

KAI juga melihat pola perjalanan pelanggan yang semakin beragam. Jika sebelumnya arus perjalanan libur cenderung terpusat pada hari-hari tertentu, kini distribusi keberangkatan berlangsung lebih merata sepanjang masa libur.

Anne menyebutkan, pola tersebut menunjukkan masyarakat semakin fleksibel dalam menentukan waktu bepergian, baik untuk berwisata, bersilaturahmi, menghadiri kegiatan keluarga, maupun melakukan perjalanan antarkota lainnya.

Calon penumpang bersiap sebelum keberangkatan kereta api Kertajaya di peron Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

KAI juga mencatat setelah puncak keberangkatan pada 26 Mei 2026 dengan lebih dari 214 ribu pelanggan, volume harian tetap berada pada kisaran di atas 149 ribu pelanggan. Kondisi ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang tersebar lebih merata selama periode libur panjang.

Adapun Yogyakarta, Bandung, Semarang, Solo, Purwokerto, dan Surabaya merupakan kota-kota dengan mobilitas masyarakat yang tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke DIY selama Januari–Maret 2025 mencapai 10.240.350 perjalanan atau meningkat 3,49 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Ilustrasi taman kota di Bandung. Foto: Stora Space/Shutterstock

Sementara itu, BPS Kota Bandung mencatat jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Kota Bandung pada Januari–September 2025 mencapai 17,76 juta perjalanan atau meningkat 24,77 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada Desember 2025, jumlah perjalanan wisatawan nusantara ke Kota Bandung tercatat mencapai 2,278 juta perjalanan dengan tingkat keterisian kamar hotel sebesar 64,14 persen. Data tersebut menunjukkan tingginya aktivitas kunjungan ke Bandung yang turut berkontribusi terhadap besarnya volume perjalanan menggunakan kereta api.

Berikut okupansi harian pelanggan kereta api selama periode long weekend:

• 26 Mei 2026: 214.349 pelanggan

• 27 Mei 2026: 155.110 pelanggan

• 28 Mei 2026: 175.526 pelanggan

• 29 Mei 2026: 191.834 pelanggan

• 30 Mei 2026: 178.294 pelanggan

• 31 Mei 2026: 150.479 pelanggan

• 1 Juni 2026: 149.864 pelanggan

Adapun 10 Stasiun Keberangkatan Favorit Sementara selama periode libur panjang 26 Mei–1 Juni 2026 hingga 30 Mei 2026 pukul 10.00 WIB antara lain:

1. Stasiun Pasarsenen (PSE): 84.578 pelanggan

2. Stasiun Gambir (GMR): 73.532 pelanggan

3. Stasiun Yogyakarta (YK): 68.951 pelanggan

4. Stasiun Semarang Tawang (SMT): 47.628 pelanggan

5. Stasiun Bandung (BD): 39.727 pelanggan

6. Stasiun Surabaya Gubeng (SGU): 39.094 pelanggan

7. Stasiun Surabaya Pasarturi (SBI): 37.837 pelanggan

8. Stasiun Purwokerto (PWT): 37.268 pelanggan

9. Stasiun Semarang Poncol (SMC): 35.712 pelanggan

10. Stasiun Solo Balapan (SLO): 33.861 pelanggan