Kumparan Logo

KAI Operasikan Kembali 1 KRL Buatan INKA Usai Selesai Perawatan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota melintas di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota melintas di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

KAI Commuter mengoperasikan kembali satu rangkaian KRL seri CLI 225 dengan stamformasi 12 kereta (SF 12) di lintas Bogor. Pengoperasian sarana buatan PT INKA ini dilakukan setelah melalui tahap pemeriksaan menyeluruh atau general check-up dan uji dinamis untuk menjamin aspek keselamatan dan keandalan operasional.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan pengoperasian kembali sarana ini merupakan rangkaian ke-3 dari tujuh rangkaian yang telah selesai dilakukan pengecekan dan perawatan secara intensif.

“Jadi sudah ada 3 rangkaian CLI 225 yang beroperasi dan secara bertahap rangkaian berikutnya yang telah selesai akan dioperasikan juga guna memperkuat layanan pada peak hours pagi dan sore,” kata Karina melalui keterangannya, Jumat (25/9).

Karina menyampaikan rangkaian ke-3 ini akan dioperasikan mulai sore ini pada perjalanan dengan relasi Manggarai–Bogor–Depok dengan pemberangkatan mulai pukul 18.25 WIB. Pengoperasian kembali sarana ini juga untuk optimalisasi dan memperkuat layanan pengguna.

Ia melanjutkan, penambahan kapasitas ini berpatokan pada tingginya volume penumpang harian Commuter Line Jabodetabek yang mencapai rerata 1,09 juta orang pada hari kerja biasa dan 1,02 juta orang pada hari Jumat. Khusus di jalur lintas Bogor, volume pengguna tercatat berkisar antara 474 ribu hingga 500 ribu orang per hari kerja.

Dalam prosesnya, KAI Commuter bersama KAI dan PT INKA terus memperkuat koordinasi agar seluruh tahapan perawatan dan inspeksi berjalan sesuai standar serta jadwal yang ditetapkan. Langkah ini diambil guna menjaga kapasitas angkut armada secara maksimal dengan tetap memprioritaskan keselamatan perjalanan.

“KAI Commuter berkomitmen untuk terus mengoptimalkan rotasi pemeliharaan agar keandalan kapasitas angkut tetap berada pada tingkat maksimal tanpa mengabaikan faktor keselamatan perjalanan,” tutur Karina.