Kumparan Logo

Kaleidoskop 2021: Era Lahirnya Bank Digital, dari Bank Jago hingga LINE Bank

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Layanan Digital Bank Syariah Mandiri. Foto: Dok. Bank Syariah Mandiri
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Layanan Digital Bank Syariah Mandiri. Foto: Dok. Bank Syariah Mandiri

Tahun 2021 bisa disebut sebagai tahunnya bank digital. Era digitalisasi mendorong bank digital makin marak bermunculan di Indonesia. Bank digital juga disebut-sebut sebagai bentuk bank yang relevan di masa depan.

Ditambah lagi, Indonesia memiliki populasi milenial yang cukup besar. Kemudahan dan kepraktisan bank digital menjadi daya tarik utama bagi generasi tersebut. Tidak hanya itu, di awal kemunculannya, bank-bank digital ini juga berani menawarkan suku bunga tabungan yang cukup tinggi hingga 7 persen.

Lalu bank digital apa saja yang sudah beroperasi Indonesia? Berikut kumparan merangkum sederet bank digital yang muncul sepanjang 2021:

1. Bank Jago

PT Bank Jago Tbk (ARTO) sebelumnya dikenal sebagai PT Bank Artos Indonesia Tbk (Bank Artos). Pada 15 April 2021 lalu Bank Jago resmi meluncurkan aplikasi Jago pada 15 April 2021. Pada 2020 lalu, perusahaan ride hailing Gojek melalui anak usahanya, Gopay, resmi masuk menjadi pemegang saham Bank Jago. Di pasar modal, saham Bank Jago juga tercatat moncer sepanjang tahun ini. Saham Bank Jago tercatat tembus di level Rp 16.800 per lembar, atau naik 333 persen dalam satu tahun.

2. Bank Neo Commerce

Bank Neo Commerce merupakan bank digital hasil dari transformasi Bank Yudha Bhakti yang dulunya merupakan bank pensiunan kaum militer. Bank Neo Commerce kemudian meluncurkan aplikasi bernama neobank pada Maret 2021. Aplikasi neobank ini diklaim memiliki berbagai fitur dengan tampilan yang user-friendly, mulai dari Tabungan Neo WOW, Deposito Neo WOW, hingga Neo Jurnal.

3. blu by BCA

Tak mau ketinggalan, PT Bank Central Asia Tbk (Bank BCA) juga meluncurkan bank digital bernama blu, pada 2 Juli 2021. blu merupakan bank digital besutan BCA hasil dari mengakuisisi Bank Royal. Seperti bank digital pada umumnya, blu merupakan ekosistem bank tanpa kantor cabang (branchless) sehingga dapat diakses dari mana saja dan kapan saja.

4. LINE Bank by KEB Hana Bank Indonesia

PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana) bekerja sama dengan LINE Corporation, salah satu platform seluler terbesar di Asia, dan LINE Financial Asia, resmi meluncurkan LINE Bank by Hana Bank (LINE Bank). LINE Bank telah dapat diakses melalui Play Store maupun App Store di Indonesia sejak 10 Juni 2021.

Ilustrasi menggunakan HP untuk digital banking Foto: Shutterstock

Adapun kemitraan strategis antara LINE dan Bank Hana terbentuk sejak Oktober 2018, yaitu LINE Financial Asia mengakuisisi 20 persen saham Bank Hana melalui Perjanjian Penyertaan Modal.

5. MotionBanking

Perusahaan di bawah MNC Group, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank, anak perusahaan PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) juga meluncurkan aplikasi layanan perbankan digital MotionBanking.

MotionBanking dilengkapi dengan fitur pembukaan rekening secara online (digital onboarding), serta dirancang sebagai aplikasi perbankan terintegrasi yang menawarkan layanan tabungan, transfer, pembayaran hingga kartu kredit, beserta UI/UX yang nyaman seperti login biometrik, notifikasi real-time, dan lain-lain.

MotionBanking juga akan mengimplementasikan konsep Open Banking dan Open API dalam integrasi secara internal maupun eksternal di ekosistem MNC Group. MotionBanking diklaim akan membuka kesempatan kerja sama bagi pengembang pihak ketiga untuk mengintegrasikan layanan platform digital seperti marketplace, fintech, ojek online dan lain sebagainya ke dalam MotionBanking.

6. Jenius

Jenius merupakan aplikasi bank digital besutan PT Bank BTPN Tbk. Jenius termasuk pemain awal bank digital di Indonesia yang sudah hadir sejak lima tahun lalu. Hingga saat ini tercatat lebih dari 3,5 juta digital savvy Indonesia telah menjadi pengguna Jenius. Sebanyak 170.000 di antaranya membuka akun bisnis Jenius untuk mengembangkan bisnis.

Ilustrasi Bank Jenius. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Jenius menghadirkan fitur-fitur yang membantu masyarakat digital savvy bertransaksi dan mengelola keuangan. Fitur yang dihadirkan meliputi Jenius for Business, Moneytory, Kolaborasi Jenius x BNI TapCash, dan Jenius QR.

7. Sea Bank

SEA Group induk usaha e-commerce Shopee di Indonesia tahun ini juga mencaplok saham PT Bank Kesejahteraan Ekonomi (Bank BKE) yang kemudian berganti nama menjadi PT Bank Seabank Indonesia (SeaBank). SeaBank pun turut meramaikan persaingan bank digital di Tanah Air. Kini SeaBank juga telah meluncurkan aplikasi dengan nama serupa dan menawarkan suku bunga tabungan 7 persen untuk menarik nasabah baru.