Kumparan Logo

Kata Jokowi soal Arifin dan Bahlil Akan Direshuffle: Katanya Siapa?

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Jokowi meninjau Kompleks Istana Kepresidenan IKN, Senin (29/7/2024).  Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Jokowi meninjau Kompleks Istana Kepresidenan IKN, Senin (29/7/2024). Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden

Kabar reshuffle kabinet berembus cukup kencang beberapa hari ini. Berdasarkan informasi info yang beredar, Bahlil Lahadalia akan dilantik menjadi Menteri ESDM menggantikan Arifin Tasrif dan Rosan Roeslani menggantikan Bahlil sebagai Menteri Investasi.

Menjawab itu, Presiden Jokowi bertanya siapa yang pertama kali meramaikan isu itu.

"Katanya siapa?" kata Jokowi di Jakarta Convention Center, Kamis (1/8).

Jokowi kemudian dikonfirmasi apakah betul Bahlil dan Rosan akan dilantik menjadi menteri. Namun, Jokowi lagi-lagi bertanya siapa yang menyebarkan isu itu.

"Katanya siapa? [Isu reshuffle] Ya, isu tidak usah saya jawab," ujarnya.

Meski, lanjut Jokowi, reshuffle bisa saja dilakukan jika memang diperlukan.

"Ya, bisa saja kalau diperlukan. Kalau diperlukan," pungkasnya.

Sementara itu, Mensesneg Pratikno menegaskan tidak akan ada reshuffle. Ia memastikan hingga saat ini tidak ada rencana pelantikan menteri baru.

"Enggak reshuffle. Enggak ada, enggak ada. Sampai sekarang tidak ada rencana itu sama sekali," kata Pratikno di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif di Kantor Ditjen Migas, Jumat (16/2). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Menanggapi Arifin Tasrif yang meminta semua pihak menunggu kepastian reshuffle, Pratikno menegaskan reshuffle adalah keputusan Jokowi selaku presiden.

"Yang kedua, Keppresnya yang mengetikkan di sini, kemudian pelantikannya yang ngurus juga sini, ya, Kementerian Sekretariat Negara. Wong saya aja enggak tahu, kan. Enggak ada artinya," pungkasnya.

Baik Arifin dan Bahlil sudah memberikan jawaban terkait kabar reshuffle. Arifin hanya meminta kepada publik untuk menunggu saja kabar selanjutnya, tanpa menepis kabar yang beredar.

“Insyaallah,” ujar Arifin Tasrif ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (30/7).

“Kalau benar (diganti), memang kenapa?” ujar Arifin berkelakar ketika didesak untuk memberi penjelasan lebih lanjut.

Sementara, Bahlil sempat membantah akan dilantik Jokowi menjadi Menteri ESDM. Dia juga membantah kabar bahwa pelantikannya akan dilakukan di IKN Nusantara.

"Saya hari ini kerja di Kementerian Investasi, enggak (ke IKN), saya kerja banyak hari ini. Lagi banyak kerjaan di Kementerian Investasi saya, mau rapat lagi saya," tegasnya saat ditemui di Kantor Kementerian Investasi/BKPM.

instagram embed