KCIC Amankan Barang Penumpang Whoosh yang Tertinggal, Totalnya Rp 500 Juta
·waktu baca 2 menit

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat banyak barang penumpang Whoosh yang tertinggal ketika perjalanan mulai dari uang hingga iPad. Jika ditaksir nilainya tembus Rp 500 juta.
"Jadi dari semua barang-barang yang tertinggal kalau diproyeksikan nilainya bisa mencapai Rp 500 juta," kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa kepada kumparan, Selasa (16/1).
Eva menyebut barang termahal yang ada di lost and found KCIC adalah koper, tas belanja, iPhone, iPad, hingga jam tangan. Tak hanya itu, petugas KCIC juga telah mengamankan laptop, uang tunai, perhiasan, aksesoris, alat makan dan minum, KTP dan Paspor.
Eva memastikan, segala barang penumpang yang tertinggal selama perjalanan atau di stasiun akan aman selama barang tersebut ditemukan oleh petugas KCIC. Seluruh petugas dilatih untuk menangani barang-barang yang tertinggal dengan hati-hati dan disimpan di ruangan yang aman serta dijaga dengan baik.
"Kami mengingatkan penumpang agar menjaga barang bawaannya dan segera melakukan pelaporan jika merasa barangnya tertinggal," ungkap Eva.
"Selama (barang penumpang) ditemukan petugas pasti aman," tegasnya.
Bagi penumpang yang merasa ketinggalan barang, dapat menghubungi cs@kcic.id atau langsung bertemu petugas yang ada di stasiun maupun di kereta. Sampaikan deskripsi barang yang hilang, waktu kejadian, dan nomor tiket jika yang bersangkutan merupakan penumpang.
Hingga 25 Desember 2023, KCIC mencatat jumlah penumpang mencapai 1.028.216 orang. Jumlah ini didapat setelah Whoosh beroperasi secara komersial pada 17 Oktober 2023.
Adapun jumlah penumpang tertinggi yang dilayani dalam satu hari pada perjalanan kereta Whoosh telah mencapai hingga 21.500 penumpang per hari termasuk pada momen libur akhir tahun yang sedang berlangsung saat ini.
