Kemenko Perekonomian Kirim 40 Ton Mamin-Alkes untuk Korban Bencana di Sumatera
2 Desember 2025 14:02 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kemenko Perekonomian Kirim 40 Ton Mamin-Alkes untuk Korban Bencana di Sumatera
Kemenko Perekonomian berharap bantuan yang dikirim bisa membantu memenuhi kebutuhan mendesak.kumparanBISNIS

ADVERTISEMENT
Kemenko Perekonomian mengirimkan bantuan untuk korban bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana banjir yang terjadi menyebabkan kerusakan parah, menimbulkan korban jiwa, serta memaksa ribuan penduduk meninggalkan tempat tinggal.
ADVERTISEMENT
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan sebagai bentuk kehadiran negara, bantuan tanggap darurat disalurkan untuk mendukung pemulihan awal di wilayah terdampak. Penyaluran tersebut diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan mendesak, memperlancar proses penanganan bencana, serta memberikan kekuatan bagi seluruh pihak yang tengah berupaya memulihkan kondisi usai kejadian bencana.
“Atas nama Pemerintah dan Kemenko Perekonomian, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, memberikan ketabahan dan kesabaran atas ujian ini,” ungkap Airlangga Hartarto melalui keterangan tertulis saat acara Penyerahan Bantuan untuk Bencana di Sumatera yang dilakukan di Landasan Udara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (2/12).
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga melakukan pelepasan bantuan kemanusiaan sebanyak kurang lebih 40 ton yang terdiri dari makanan, dan minuman (Mamin) dan alat kesehatan (Alkes). Bantuan tersebut berasal dari kolaborasi antara Kemenko Perekonomian bersama berbagai mitra dan donatur, antara lain GAPMMI, API, APRINDO, Astra, dan Yayasan Matauli, serta sejumlah perusahaan lainnya.
ADVERTISEMENT
Airlangga mengungkapkan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menggerakkan seluruh kekuatan nasional dalam penanganan bencana di tiga provinsi di Sumatera, pemerintah memprioritaskan langkah tanggap darurat yang mencakup evakuasi, penyediaan logistik, dukungan tenaga kesehatan, serta percepatan pemulihan infrastruktur, transportasi, dan komunikasi. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan mendesak di wilayah terdampak dapat terpenuhi secara cepat dan terkoordinasi.
Sebelumnya, pemerintah berkolaborasi dengan pihak swasta juga telah mengirimkan sebanyak 160 ton bantuan kebutuhan pokok, termasuk 50 unit Starlink hingga 22 ribu paket makanan TNI. Pengiriman bantuan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah untuk hadir dalam situasi sulit dan memberikan dukungan yang dibutuhkan bagi masyarakat di Sumatera.
“Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja keras, tidak hanya pada tahap tanggap darurat, tetapi juga pada fase pemulihan dan rehabilitasi selanjutnya. Semoga langkah yang diambil bisa memberikan harapan bagi mereka yang terdampak,” jelas Airlangga.
Airlangga juga mengapresiasi para relawan, aparat TNI dan Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat luas yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam penanganan bencana di Sumatera. Seluruh pihak diharapkan terus menjaga koordinasi agar proses evakuasi, layanan kesehatan, dan pemulihan dapat berjalan optimal.
ADVERTISEMENT
Airlangga juga menekankan pendistribusian bantuan harus dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan transparan. Sehingga bantuan darurat dapat segera diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang terdampak bencana.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara I Marsekal Muda TNI Muzafar, Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi, Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo Simbolon, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, serta sejumlah perwakilan asosiasi dan donatur.
