Kumparan Logo

Kementerian BUMN Punya Ambisi Bikin Kafe Pesaing Starbucks

kumparanBISNISverified-green

clock
google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penandatanganan antara Sarinah dan PTPN XII  (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Penandatanganan antara Sarinah dan PTPN XII (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)

Kopi merupakan salah satu komoditas andalan milik Indonesia. Untuk mendukung perkembangan komoditas tersebut, PT Sarinah (Persero) menandatangani MoU dengan BUMN perkebunan yaitu PTPN XII dan anak perusahaannya, PT Rolas Nusantara Mandiri. Kerja sama ketiga perusahaan tersebut adalah untuk pemasaran produk-produk kopi yang dihasilkan PTPN XII dan Rolas Nusantara Mandiri di Sarinah.

MoU ini disambut baik oleh Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Konstruksi, Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang. Ahmad bahkan punya ambisi Rolas Nusantara Mandiri mampu bersaing dengan perusahaan sekelas Starbucks.

"Kita ingin Rolas itu menjadi pesaing dari Starbucks. Bapak-bapak jangan kalah sama generasi muda," ungkap Ahmad di Synergy Lounge, Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (11/3).

Untuk bisa bersaing dengan brand internasional sekelas Starbucks, Rolas perlu meningkatkan kreativitas. Ahmad mencontohkan dengan kreativitas yang maksimal, usaha makanan seperti Warunk Upnormal dapat berkembang dengan pesat. Padahal Ahmad menilai, usaha tersebut tidak membutuhkan aset yang besar.

Penandatanganan antara Sarinah dan PTPN XII  (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Penandatanganan antara Sarinah dan PTPN XII (Foto: Siti Maghfirah/kumparan)

"Ada yang pernah masuk ke Warunk Upnormal? Itu bukanya dari Bandung nyebar ke seluruh Indonesia. Keuntungan Sarinah kesalip. Itu enggak perlu aset gede, nyewa dia. Dia jual Indomie harganya berapa? Rp 16 ribu padahal modal Indomie berapa? Dan (konsumen) penuh terus. Karena bikin ide kreatif," tuturnya.

Usaha Warunk Upnormal tersebut terbilang sukses karena mereka menyajikan makanan dalam konsep yang berbeda. Seperti menciptakan suasana yang nyaman, menyediakan wi-fi, dan variasi makanan. Poin tersebut juga ditekankan Ahmad agar Rolas nantinya juga bisa menyajikan kopi dalam berbagai variasi dan bisa bersaing dengan Starbucks.

"Jangan cuma kopi item aja. Kopi rasa mocca, alpukat juga ada. Apa aja. Nanti juga strawberry, coba aja. Green tea juga ada. Kalau perlu kopi jambu mete. Kuncinya cuma satu, plan sama kreativitas," tekan dia.

Barista Starbucks (Foto: Instagram/ @afrieyan_vido - instagram)
zoom-in-whitePerbesar
Barista Starbucks (Foto: Instagram/ @afrieyan_vido - instagram)

Oleh karena itu, untuk mendukung ekspansi ini, Ahmad akan mendorong kantor-kantor BUMN besar agar menyediakan tempat bagi Rolas. Tempat tersebut akan disulap menjadi cafe nyaman yang didalamnya akan disuguhkan berbagai macam jenis minuman kopi, mirip Starbucks.

"Saya ingin nanti kalau sudah ada formatnya, tugas kami nanti mendukung semua kantor BUMN yang punya kantor gede-gede harus ada. Saya enggak ingin MoU sebatas MoU, langsung eksekusi. Sebagai brand The Rolas udah banyak lumayanlah orang tahu, tapi identitas Rolasnya value yang ditawarkan itu yang perlu kita kembangkan. Itu yang kita harapkan ke depannya dan targetnya jelas. Paling tidak kita bisa menyaingi Starbucks," tutupnya.