Kumparan Logo

Kementerian ESDM Beri Apresiasi Tertinggi bagi Stakeholder Berkinerja Terbaik

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kementerian ESDM menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto, Jumat (24/10/2025). Foto: Dok. Kementerian ESDM
zoom-in-whitePerbesar
Kementerian ESDM menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto, Jumat (24/10/2025). Foto: Dok. Kementerian ESDM

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-80, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto. Acara ini menjadi bentuk penghormatan bagi pemerintah pusat dan daerah, badan usaha, serta individu yang menunjukkan kinerja terbaik di sektor energi dan sumber daya mineral sepanjang satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pemangku kepentingan atas dedikasi dan kerja keras mereka. "Semua itu tidak bisa kita capai kalau tanpa bantuan Bapak-Ibu pengusaha. Jadi, saya harus menyampaikan dari lubuk hati yang terdalam, terima kasih atas kontribusi Bapak Ibu," ujar Bahlil di Jakarta, Jumat (24/10).

Sektor hulu migas menjadi salah satu capaian penting. Produksi minyak bumi nasional atau lifting telah mencapai target APBN sebesar 605 ribu barel per hari (bph). Bahlil menilai keberhasilan ini tidak lepas dari perbaikan regulasi, termasuk pemberian fleksibilitas pada kontrak bagi hasil yang mendorong efisiensi investasi.

Kementerian ESDM juga menyoroti kerja sama dengan pemerintah daerah dalam pendataan sumur-sumur minyak masyarakat. Tercatat ada sekitar 45 ribu sumur rakyat yang akan ditata ulang melalui skema kemitraan bersama Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM), koperasi, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Kementerian ESDM menggelar Malam Penganugerahan Penghargaan Subroto, Jumat (24/10/2025). Foto: Dok. Kementerian ESDM

"Agar mereka bisa mengelola, tapi dengan syarat, lingkungan harus bagus, keselamatan kerja harus bagus. Dan KKKS harus membeli dengan harga ICP 80%. Dengan demikian, rakyat bisa melakukan pekerjaan yang baik. Tanpa harus dibarengi dengan rasa takut," ujar Bahlil.

Di sektor ketenagalistrikan, pemerintah menugaskan PT PLN (Persero) untuk mempercepat penyediaan listrik bagi 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik. Melalui program Listrik Desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), diharapkan seluruh rumah tangga dapat menikmati akses energi.

"Siapa tahu, anak-anak desa-desa ini suatu saat. Mereka yang akan menjadi Presiden Republik Indonesia. Kita tidak pernah tahu. Hidup, tidak ada yang tahu. Jadi, saya pikir, masa 80 tahun Indonesia merdeka masih ada desa yang belum ada listrik. Inilah program-program pro-kerakyatan yang Bapak Presiden harapkan terus kepada kita," tuturnya.

Bahlil juga mengapresiasi badan usaha yang telah berkontribusi besar terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ia menekankan pentingnya pengelolaan lingkungan yang lebih ketat di sektor pertambangan, terutama melalui pelaksanaan Jaminan Reklamasi yang harus tercantum dalam Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) perusahaan tambang.

Dalam konteks transisi energi, pemerintah tetap berkomitmen mengembangkan energi bersih. Saat ini, peta jalan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sedang disusun. Berdasarkan arahan Presiden Prabowo, PLTS akan dibangun di setiap kelurahan dengan kapasitas sekitar 1,5 megawatt. Jika terealisasi di seluruh 70 ribu desa, kapasitas nasional dapat mencapai 100 gigawatt.

Selain PLTS, pemerintah juga terus memperkuat kebijakan energi berkeadilan melalui program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan daerah. Bahlil menegaskan bahwa seluruh inisiatif ESDM diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, memperluas lapangan kerja, dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Malam Penganugerahan Subroto tahun ini menobatkan 71 pemenang dari 52 kategori dan 18 bidang. Penghargaan diberikan kepada badan usaha, pemerintah daerah, dan individu yang berperan penting dalam pengembangan, penelitian, serta inovasi di bidang energi dan sumber daya mineral. Ajang penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi tertinggi dari Kementerian ESDM untuk mendorong semangat inovasi dan tanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya nasional.

Pada kesempatan tersebut, Kementerian ESDM juga memperkenalkan logo baru bertema Pancar Dipa. Logo baru ini melambangkan energi yang menyinari setiap aspek kehidupan dan memberikan manfaat bagi Indonesia, serta menciptakan inovasi dalam memandu masa depan sumber daya mineral dan energi Indonesia.

Bahlil menutup sambutannya dengan optimisme terhadap masa depan sektor energi nasional. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan menentukan keberhasilan Indonesia mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan.