Kumparan Logo

Kementerian ESDM Catat PNBP Sektor Minerba Capai Rp 114 T, 92 Persen dari Target

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno di kantornya, Jumat (7/3/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno di kantornya, Jumat (7/3/2025). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor mineral dan batu bara (minerba) sudah sebesar Rp 114 triliun per 15 November 2025.

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan realisasi tersebut telah mencapai 92 persen dari target sepanjang tahun 2025 sebesar Rp 124,7 triliun.

"PNBP sudah 92 (persen), sudah Rp 114 triliun untuk minerba. Per tanggal 15 November," ungkapnya kepada awak media di kantor Kementerian ESDM, Selasa (18/11).

Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadala optimistis target PNBP Kementerian ESDM bisa tercapai pada akhir tahun ini, meski kondisi harga komoditas, baik itu Indonesia Crude Price (ICP) maupun komoditas minerba tengah lesu dan tidak sesuai asumsi dasar APBN 2025.

Ilustrasi tambang mineral. Foto: Shutterstock

"Sekalipun kita tahu bahwa harga komoditas sekarang lagi turun baik minyak, asumsi harga minyak di dalam APBN kita meleset, menurun. Kemudian harga komoditas batu bara, mineral lain pun menurun," ujar Bahlil saat rapat kerja Komisi XII DPR, Selasa (11/11).

Bahlil menjelaskan hal itu disebabkan negara sedang membutuhkan anggaran untuk membiayai program prioritas, tidak terkecuali di sektor ESDM.

"Karena itu kami tetap mematok untuk target APBN di dalam penerimaan PNBP kita, insyaallah bisa mencapai target," katanya.

Adapun per 10 November 2025, realisasi PNBP sektor ESDM mencapai Rp 200,66 triliun. Realisasi tersebut 78,74 persen dari total target PNBP sektor ESDM pada APBN 2025, yakni senilai Rp 254,83 triliun.

"Alhamdulillah dari target APBN kita sudah bisa kita realisasikan sebesar 78,74 persen dari target PNBP," ungkap Bahlil.