Kerek Harga Telur, Amran Minta BGN Serap 3 Kali Seminggu

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman meminta pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkatkan alokasi konsumsi telur menjadi tiga kali seminggu guna menyerap hasil produksi para peternak lokal.
Amran mengungkapkan, skema tersebut disepakati bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai solusi jangka pendek untuk meredam anjloknya harga di tingkat peternak. Kebijakan ini akan diterapkan secara intensif sampai harga telur kembali stabil.
“Sebagai solusi jangka pendek, kami sepakat dengan Kepala BGN agar program MBG mengonsumsi telur tiga kali seminggu sampai harganya membaik,” ujar Amran di kediamannya, Jakarta, Jumat, (9/10).
Selain menambah porsi konsumsi telur, Amran menginstruksikan percepatan penyerapan produksi peternak sesuai Surat Edaran (SE) Kepala BGN. Menurutnya, program MBG memiliki peran strategis sebagai penjamin penyerapan hasil panen (offtaker) untuk menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan di pasar.
Amran menilai kehadiran BGN sangat vital dalam membangun ekosistem pangan terintegrasi yang menghubungkan langsung hasil produksi peternak dengan kebutuhan program pemerintah.
“Di sinilah kita merasakan pentingnya BGN sebagai offtaker. BGN bersama koperasi akan menjadi penyerap hasil produksi bagi jutaan petani dan peternak Indonesia,” katanya.
