KKP Bangun Pasar Ikan Modern Senilai Rp 22 Miliar di Palembang

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali membangun pasar ikan modern. Kali ini bertempat di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Sebelumnya, pasar ikan modern juga telah dibangun di Muara Baru, Jakarta Utara, yang saat ini sudah beroperasi serta di Soreang, Bandung.
Sekretaris Jenderal merangkap Plt Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP, Nilanto Perbowo, menyatakan bahwa pembangunan pasar ikan modern merupakan pelaksanaan atas Inpres Nomor 7 Tahun 2016 tentang Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional dan Perpres Nomor 3 Tahun 2017 tentang Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Industri Perikanan Nasional.
"Pembangunan pasar ikan modern merupakan arahan langsung Presiden RI Bapak Joko Widodo kepada Menteri Kelautan dan Perikanan untuk membangun pasar ikan seperti Pasar Ikan Tsukiji di Jepang yang menjadi role model untuk pasar-pasar ikan di Indonesia,” ujar Nilanto dalam keterangannya, Jumat (30/8).
Nilanto menambahkan, pembangunan pasar ikan modern bertujuan untuk menyediakan pasar yang memenuhi standar sanitasi dan higienitas dengan ikan bermutu dan aman dikonsumsi, menjadi sentra bisnis, tempat promosi dan edukasi, serta destinasi wisata sektor kelautan dan perikanan.
“Dengan begitu, masyarakat Kota Palembang secara khusus dan Provinsi Sumatera Selatan pada umumnya dapat meningkatkan konsumsi ikan dalam rangka mendukung pembentukan SDM yang unggul, sehat, kuat, dan cerdas,” ungkap Nilanto.
Kapasitas Pasar Ikan Modern
Pasar ikan modern yang dibangun dengan anggaran KKP sebesar Rp 22,94 miliar ini berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Palembang seluas 9.025 meter persegi (m2).
Selama proses pembangunan, untuk sementara lahan tersebut diserahkan kepada KKP. Setelahnya,, pasar ikan modern akan dikelola oleh Pemerintah Kota Palembang.
Lokasi pasar ikan modern juga dinilai sangat strategis karena berada di tengah kota, tepatnya di Jl MP Mangkunegara, Kecamatan Ilir Timur II, Kelurahan Ilir 8, Kota Palembang. Lokasi ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuasin dan Ogan Komering Ilir.
Bangunan Pasar Ikan Modern direncanakan akan terdiri dari dua lantai dengan total luas bangunan mencapai 6.348 m2 ini. Di dalamnya, bangunan akan dilengkapi dengan 210 lapak yang terbagi atas 90 lapak ikan segar, 80 lapak ikan hidup, dan sisanya sebagai lapak ikan olahan kering dan kuliner, serta tempat pameran.
Selain itu, fasilitas penunjang lainnya seperti mesin es (ice flake machine) berkapasitas 1,5 ton, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tempat parkir, mushola, kantor pengelola, gudang, dan pos jaga juga akan dibangun dalam area pasar ikan modern tersebut.
KKP dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap, dengan letak yang strategis, arsitektur bangunan modern bernuansa atap adat Palembang, fasilitas pasar sesuai standar sanitasi dan higienitas, tempat promosi-edukasi, lahan parkir yang luas, dan fasilitas pendukung lainnya akan menjadikan pasar ikan modern Palembang sebagai destinasi wisata baru masyarakat Palembang dan sekitarnya.
Bahkan, diharapkan pasar ikan modern ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun internasional.
"Sejak awal calon pengelola dimohon dapat menyiapkan operasional pasar secara simultan dengan pembangunan fisik, agar tujuan yang kita harapkan dapat terwujud," Nilanto menambahkan.
