Kumparan Logo

Kuota Mudik Motor Gratis dari Kemenhub Tahun Ini 18.096 Unit

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja menyiapkan motor yang akan dipaketkan. Foto:  Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja menyiapkan motor yang akan dipaketkan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali membuka kesempatan kepada para pemudik yang ingin mengikuti program Angkutan Motor Gratis (Motis) 2019. Tahun ini jumlah kuota yang disediakan di musim mudik 2019 ini sebanyak 18.096 unit motor.

Pendaftaran peserta program Motis sudah mulai dibuka sejak 12 Maret-25 Mei 2019. Peserta Motis dapat mendaftar secara online melalui website mudikgratis.dephub.go.id dan dapat juga mendaftar langsung di stasiun-stasiun yang telah ditunjuk.

Selain itu untuk peserta Motis yang mendaftar melalui layanan Motis contraflow atau dari daerah, pendaftaran dimulai dari tanggal 28 April-12 Juni 2019. Ini adalah tahun ke 6 program Motis secara berturut-turut diadakan.

Adapun beberapa stasiun yang telah menerima pendaftaran Motis secara langsung yaitu: Stasiun (St) Jakarta Gudang, St Bekasi, St Jatinegara, St Kemayoran, St Cikarang, dan St Kiara Condong.

"Sedangkan Depok Baru dan St Tangerang segera menyusul untuk menerima peserta pendaftaran motis," ucap Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Zulmafendi, lewat keterangan tertulisnya, Kamis (14/3).

Bagi peserta Motis yang mendaftar di awal yaitu dari 25 Maret-13 Mei 2019, akan mendapatkan keistimewaan berupa fasilitas untuk pembelian tiket Kereta Api (KA) Ekonomi komersial dan subsidi.

Pekerja menyiapkan motor yang akan dipaketkan. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

"Masing-masing peserta akan difasilitasi pembelian tiket KA sebanyak maksimal 3 tiket. Dengan catatan bahwa fasilitasi tiket ini berlaku hanya selama kuota tiket yang dialokasikan masih tersedia," katanya.

Untuk waktu pengantaran ataupun pengangangkutan Motis akan dimulai pada tanggal 27 Mei-2 Juni 2019. Kemudian dilanjutkan kembali pada tanggal 8 Juni-13 Juni 2019.

Lintas pelayanan motis tahun 2019 hampir sama dengan penyelenggaraan program Motis sebelumnya, yang terbagi atas 3 lintas layanan yaitu :

1. Lintas Utara: St Jakarta Gudang-St Cikarang, Lemahabang-St Cirebon Prujakan-St Tegal-St Pekalongan-St Semarang Tawang-St Ngrombo-St Cepu -St Bojonegoro-St Babat-St Surabaya Pasarturi,

2. Lintas Selatan I: St Jakarta Gudang-St Cikarang, Lemahabang-St Cimahi-St Kiaracondong-St Sidareja-St Kroya-St Gombong-St Kebumen-St Kutoarjo,

3. Lintas Selatan II: St Jakarta Gudang-St Cikarang, Lemahabang-St Cirebon Prujakan-St Purwokerto-St Kroya-St Kutoarjo-St Lempuyangan-St Klaten-St Purwosari-St Madiun-St Kertosono-St Jombang-St Mojokerto - St Surabaya Pasarturi.

Untuk masing-masing lintas layanan tersebut, kapasitas layanan angkut Motis sebanyak 464 motor. Sehingga total keseluruhan 3 lintas layanan tersebut mempunyai kapasitas angkut motis sebesar 1.392 motor per hari.

Berdasarkan Data Ditjen Perkeretaapian, pada penyelenggaraan Motis pertama tahun 2014 okupansi keterisian kuota sebesar sekitar 52 persen, kemudian tahun 2015 menjadi sekitar 55 persen, tahun 2016 sebesar sekitar 73 persen, lalu pada tahun 2017 sekitar 84 persen dan pada tahun 2018 lalu sebanyak 17.147 sepeda motor yang diangkut melalui program Motis. Artinya realisasi okupansi keterisian kuota telah mencapai sekitar 90 persen.

"Pemerintah berharap dengan telah dibukanya program layanan Motis ini, masyarakat yang berencana mudik dengan sepeda motor, mau memanfaatkan layanan angkutan motor gratis ini, dengan beralih menggunakan Motis untuk sepeda motornya, sedangkan pemudik mau beralih naik kereta api ataupun moda angkutan umum lainnya," tutupnya.