Lahir di Kapal ASDP, Bayi Ini Gratis Naik KMP Aceh Hebat 1 Seumur Hidup

11 September 2023 21:00 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Calon penumpang berjalan menuju Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 1 di dermaga Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh-Sinabang Desa Gampong Teugoh, Aceh Barat, Aceh, Selasa (25/7/2023). Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang berjalan menuju Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Aceh Hebat 1 di dermaga Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh-Sinabang Desa Gampong Teugoh, Aceh Barat, Aceh, Selasa (25/7/2023). Foto: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
ADVERTISEMENT
Seorang bayi mendapatkan tiket naik KMP Aceh Hebat 1 karena lahir di kapal tersebut. Bayi berkelamin perempuan itu lahir pada Jumat (8/9), pukul 21:09 yang sedang melakukan pelayaran dari Pelabuhan Calang, Aceh Jaya menuju Pelabuhan Kolok, Simelue.
ADVERTISEMENT
Corporate Secretary ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin, mengatakan digratiskan bayi tersebut naik kapal KMP Aceh Hebat 1 sebagai apresiasi. Sertifikasi gratis itu akan diberikan Dinas Perhubungan dalam rangka Hari Perhubungan Nasional.
"Sebagai bentuk kepedulian, pihak KMP Aceh Hebat 1 memberikan santunan berupa uang tunai yang diberikan oleh Perwira KMP Aceh Hebat 1 Puput Yulianto. ASDP dan segenap awak kapal mendoakan yang terbaik bagi Putri dan keluarganya. Semoga Ananda Putri Aceh Hebat kelak menjadi anak yang cerdas, berbakti kepada orang tua, dan menjadi kebanggaan bangsa dan negara," ujar Shelvy dalam keterangan resmi, Senin (11/9).
Selama proses melahirkan, awak kapal ASDP memastikan dan berkordinasi dengan tim medis yang berada di dalam ruangan untuk memfasilitasi keperluan yang dibutuhkan dalam penanganan persalinan. Tindakan Pertolongan yang dilaksanakan Kru KMP Aceh Hebat 1 sudah sesuai Sijil keadaan Darurat yaitu Penanganan Orang Melahirkan.
ADVERTISEMENT
Bayi cantik yang lahir di KMP Aceh Hebat tersebut diberi nama Putri Aceh Hebat, yang merupakan anak dari Ibu Syafira Nazira, warga Berungga, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Proses kelahiran ini juga dibantu seorang penumpang yang memang berprofesi sebagai bidan di Dinas Kesehatan Simeulue, Putri Ayu dan beberapa siswa Akademi Kebidanan dan STIKES Muhammadiyah Aceh. Setelah kapal sandar, ibu dan bayinya langsung dibawa oleh ambulans ke RSUD Simeulue untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Peluncuran apal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 1 di Galangan PT. Multi Ocean Shipyard (PT. MOS), Sabtu (3/10). Foto: Dok. Istimewa

Ribuan Kru ASDP Tersebar di 27 Kantor Cabang

ASDP terus mendorong seluruh Ferizyan atau Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan untuk terus berkembang menjadi insan profesional dan berkualitas dalam menghadirkan layanan prima kepada pengguna jasa.
Shelvy mengungkapkan saat ini total SDM ASDP berjumlah 6000 orang yang tersebar di Kantor Pusat dan 27 Kantor Cabang di seluruh Indonesia. Salah satu SDM yang menjadi tumpuan harapan dalam menghadirkan layanan prima diantaranya pramugari dan pramugara kapal ekspress yang saat ini bertugas di lintas Merak-Bakauheni.
ADVERTISEMENT
Shelvy mengungkapkan, peran pramugari dan pramugara sangatlah besar, sebagai salah satu front liner di atas kapal, yang berada sangat dekat dengan penumpang. Mereka bertugas menjaga kenyamanan dan ketertiban penumpang selama pelayaran, menyambut kedatangan penumpang, dan selalu siap siaga jika penumpang membutuhkan bantuan.
"Pramugari dan pramugara di kapal ASDP sudah teruji dan memiliki pengetahuan yang mumpuni mengenai kapal dan pelayaran. Dengan begitu, mereka dapat memberikan informasi dan arahan sesuai yang penumpang inginkan," tutur Shelvy.
Adapun standar pelayanan kepada pelanggan yang wajib diterapkan pramugari dan pramugara adalah penerapan 5S yakni Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun. Kemudian, seorang mereka harus berpenampilan rapi, bersih dan wangi, mempunyai attitude yang baik, berwawasan yang luas, senang bersosialisasi, dan juga mempunyai kemampuan berbicara di depan publik yang baik. Hal ini sebagai bentuk komitmen ASDP untuk memastikan bahwa pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang optimal.
Armada perintis milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Foto: ASDP
Saat ini, total pramugari dan pramugara yang bertugas melayani 4 unit kapal ekspress di Merak-Bakeuheni berjumlah 28 orang, yang terbagi menjadi 4 tim yakni A, B, C, dan D, dengan setiap tim berjumlah 7 orang. Tim A bertugas di KMP Legundi, Tim B di KMP Batumandi, Tim C di KMP Sebuku, dan Tim D di KMP Jatra III.
ADVERTISEMENT
"Setiap tim dapat di-rolling di kapal mana saja, apabila ada kapal yang sedang anchor dan ada kapal yang masuk menggantikan kapal yang anchor tersebut," katanya.