Mahfud MD Ingin Ekonomi Syariah Indonesia Tanpa Riba
·waktu baca 1 menit

Ketua Dewan Penggerak Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Mahfud MD memberikan sambutan dalam halal bihalal secara virtual bersama anggota, jajaran ketua, serta peserta. Dalam sambutan yang singkat ini, Mahfud mengaku menginginkan ekonomi syariah Indonesia tanpa riba.
“Kembali ke asal kesucian asal kita adalah ekonomi kemanusiaan, ekonomi yang bermanfaat untuk rakyat tanpa riba dan tanpa eksploitasi dari orang ke orang,” kata Mahfud MD, Jumat (4/6).
Riba adalah penetapan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok yang dibebankan kepada peminjam. Dalam Islam, riba diharamkan.
“Maka kita ajak dia ber-Idul Fitri kenapa masyarakat ekonomi syariah diciptakan,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan ini.
Wakil Ketua Dewan Pembina Pengurus Pusat MES Agung Firman Sampurna menambahkan, ekonomi syariah telah berkontribusi secara signifikan secara nasional. Kendati demikian, sistem ekonomi syariah masih sebatas minoritas.
“80 persen adalah umat Islam tetapi secara ekonomi kita masih minoritas. Tentunya kita tidak merespons secara emosional, karena agama Islam adalah agama yang rasional,” jelas Agung.
Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mengembangkan dan mempercepat penerapan sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. MES menjadi wadah yang inklusif dalam menghimpun seluruh sumber daya yang ada dan membangun sinergi antar pemangku kepentingan.
